LombokPost - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memaparkan berbagai potensi investasi daerah di hadapan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kedatangan wamen PKP ini mendapat sambutan luar biasa dari Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah. Selama berada di Sumbawa Barat, wamen PKP bersama rombongan juga menyempatkan diri meninjau bendungan Tiu Suntuk, Kecamatan Brang Ene. Usai kunjungan rombongan wamen kemudian bertolak menuju graha fitrah, kompleks perkantoran Pemda KSB.
Di hadapan wamen PKP, Bupati KSB Amar Nurmansyah menjelaskan arah pembangunan KSB lima tahun ke depan fokus pada transformasi ekonomi dan penguatan daya saing daerah. Haji Amar -sapaan akrab bupati KSB- memaparkan, pembangunan KSB 2025–2030 diarahkan melalui visi besar yaitu Terwujudnya KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat Sumbawa Barat Pariri Lema Bariri.
Visi tersebut diwujudkan melalui dua program unggulan yaitu Kartu Sumbawa Barat Maju dan KSB Maju Luar Biasa yang menitikberatkan pada tiga klaster ekonomi utama. Pertanian, peternakan, perikanan, industri dan pariwisata.
Dalam sektor sumber daya air, bupati menyoroti peran strategis bendungan Bintang Bano dan bendungan Tiu Suntuk. Dua bendungan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan dan pengendalian banjir, tetapi juga membuka peluang investasi di bidang pertanian beririgasi modern.
‘’Dua bendungan ini punya potensi cukup besar untuk Sumbawa Barat,’’ katanya.
Lebih lanjut bupati menguraikan potensi hilirisasi di berbagai sektor unggulan daerah, seperti pengembangan agribisnis sapi Bali, budi daya udang dengan dukungan rencana pembangunan cold storage di kawasan pelabuhan Labuhan Lalar, serta budidaya pisang cavendish melalui pola kemitraan masyarakat dan sektor swasta. Selain itu, KSB juga menyiapkan unit penangkaran benih padi unggul untuk memperkuat kemandirian pangan daerah.
Sementara di sektor industri, pemerintah daerah membuka ruang investasi bagi pengembangan industri turunan smelter tembaga PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), termasuk produksi foil tembaga, kabel, suku cadang mesin dan peralatan listrik.
Bupati juga menekankan pentingnya mendorong investasi di bidang pariwisata kerakyatan, agar dampak ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat.
Baca Juga: KSB Dinilai Layak Jadi Role Model: Gubernur NTB Apresiasi Inovasi Kartu ‘KSB Maju dan Luar Biasa’
‘’Kami ingin investasi yang hadir di Sumbawa Barat tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberi nilai tambah bagi kesejahteraan warga,’’ paparnya.
Kunjungan kerja wamen PKP ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperluas jejaring kerja sama investasi sekaligus mempercepat terwujudnya visi KSB Maju Luar Biasa. (far/r3)
Editor : Akbar Sirinawa