LombokPost - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan rumah maupun fasilitas umum yang rusak akibat bencana alam tahun 2026 ini segera diperbaiki.
Plh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KSB Wahidin mengatakan, tahun 2026 ini terdapat sekitar 52 item yang dibantu BPBD dan diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama segera tuntaskan.
Di antaranya, rumah maupun fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam seperti banjir, kebakaran, dan tanah longsor.
Baca Juga: Perkuat Linmas, Satpol PP NTB Dorong Desa Berdaya Transformatif di Sumbawa dan KSB
''Saat ini sudah ada 10 rumah yang sudah selesai, bahkan sudah ditempati. Sisanya masih dalam pengerjaan,'' jelasnya, kemarin.
Angka ini tidak termasuk tujuh unit rumah yang ditangani Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim).
Kondisi tujuh rumah itu kondisinya sangat mengkhawatirkan dan sudah tidak layak huni.
Baca Juga: Satu Marwah Tau Samawa: Bupati KSB Tegaskan Peran Adat dalam Pembangunan
''Dari pada hanya kita perbaiki atap, sekalianlah kita perbaiki semuanya. Ini masuk ke Perumkim,'' akunya.
Pada 2025 lalu, BPBD memperbaiki 21 item kerusakan yang dibiayai melalui dana BTT.
Jumlah ini belum termasuk rumah maupun fasilitas umum yang ditangani atau dipindahkan penanganannya ke beberapa dinas terkait, termasuk Perumkim.
Baca Juga: SILPA Rp 1,1 Triliun Akan Dialokasikan untuk Program Prioritas Pemda KSB
''Kalau 21 item yang diperbaiki tahun 2025 sudah tuntas semua dan sudah ditempati maupun digunakan untuk kepentingan publik,'' katanya.
Dia menambahkan, penyebab rumah terdampak bencana pada 2025 cukup verfariasi. Mulai dari rusak akibat banjir maupun kebakaran. ''Kalau yang 2025 clear. Bahkan sudah diperika oleh BPK,'' tambahnya. (far/r5)
Editor : Redaksi