Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KSB Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Wabup Katakan Ini Investasi Jangka Panjang Generasi

M Islamuddin • Kamis, 23 April 2026 | 17:41 WIB
PEMBUKAAN: Wabup KSB Hanipah membuka kegiatan sosialisasi dan advokasi PAUD yang digelar di ruang rapat Gili Paserang, Selasa (21/4). (Dok Prokopim Setda KSB)
PEMBUKAAN: Wabup KSB Hanipah membuka kegiatan sosialisasi dan advokasi PAUD yang digelar di ruang rapat Gili Paserang, Selasa (21/4). (Dok Prokopim Setda KSB)

Lombok Post - Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mendorong kebijakan wajib belajar satu tahun prasekolah melalui satuan PAUD.

Wakil Bupati (Wabup) KSB Hanipah menegaskan, pendidikan prasekolah merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Pendidikan prasekolah adalah investasi jangka panjang. Mungkin tidak kita rasakan hari ini, tetapi anak-anak kita akan merasakannya di masa depan,” tegasnya.

Baca Juga: Pemdes Tepas Gelar Festival Riset PAUD/TK

Pemkab KSB juga terus mendorong kolaborasi lintas sektor, melibatkan Bunda PAUD, agen gotong royong, PKK, hingga pemerintah kecamatan dan desa.

Sejumlah program turut dioptimalkan, seperti Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) serta pengembangan Pusat Informasi dan Jejaring Bunda PAUD (PIDAR) guna memperluas akses pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB Agus mengatakan, layanan PAUD berperan penting dalam membentuk kesiapan emosional, sosial, hingga akademik anak sebelum masuk sekolah dasar.

Baca Juga: Alhamdulillah, Ribuan Guru TK dan PAUD di Lotim Terima Insentif

“Usia dini adalah masa emas perkembangan anak. Melalui PAUD, anak dipersiapkan lebih matang dan mengurangi potensi ketertinggalan sejak awal,” ujarnya.

Meski demikian, Agus mengakui masih ada sejumlah tantangan di lapangan.

Di antaranya keterbatasan tenaga pendidik akibat peralihan status menjadi PPPK, serta belum optimalnya kualifikasi guru.

Baca Juga: Permainan Tradisional di NTB Terancam Punah, Dikbud NTB Serukan Rekonstruksi dari PAUD hingga SMA

"Saat ini, tercatat sebanyak 6.301 anak telah terlayani di 170 satuan PAUD dengan dukungan 284 tenaga pendidik," ungkap dia.

Melalui gerakan wajib satu tahun prasekolah, Pemkab KSB menargetkan tidak ada anak usia 5-6 tahun yang tertinggal dari layanan pendidikan dasar. (jlo/r5)

Editor : Redaksi
#KSB #pemkab #pendidikan #Sumbawa #paud