LombokPost - Program pendirian 165 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumbawa masih jauh dari target.
Hingga April ini, baru dua lokasi yang rampung 100 persen.
Data Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan perdagangan Sumbawa mencatat, dua titik tersebut berada di Desa Pukat dan Labuhan Bajo, Kecamatan Utan.
Baca Juga: Bupati Cari Solusi Kendala Lahan KDMP di Lombok Tengah
Sementara 64 titik masih dalam tahap pembangunan, 24 titik dalam proses penyelesaian lahan, dan 75 titik lainnya belum memiliki lahan.
Wakil Bupati (Wabup) Sumbawa Mohamad Ansori mengatakan, program KDMP merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.
Namun, dia menilai progres pembangunan saat ini masih belum sesuai target yang telah ditetapkan.
Baca Juga: 19 Desa di Lombok Tengah Terancam Gagal Bangun KDMP
“Progresnya masih jauh dari harapan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya, beberapa hari lalu
Dia juga menyoroti persoalan utama yang menghambat, yakni terkait legalitas lahan.
Menurutnya, aspek tersebut harus diselesaikan sejak awal untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.
Baca Juga: Jumlah Ritel Modern Akan Dibatasi, 510 KDMP Sudah Masuk Portal Agrinas
“Jangan sampai setelah dibangun muncul gugatan. Status lahan harus benar-benar clean and clear,” tegasnya.
Ansori meminta kepala desa dan lurah lebih aktif mengawal pembangunan di wilayah masing-masing, serta memperkuat koordinasi dengan kecamatan dan OPD terkait.
“Percepat prosesnya, karena tujuan utama kita untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dia berharap seluruh pihak dapat bersinergi agar target pembangunan 165 KDMP bisa tercapai sesuai rencana. (jlo/r5)
Editor : Redaksi