Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkab Sumbawa Gelar Pelatihan Sertifikasi PPK, Dorong ASN Berintegritas dan Profesional

Jelo Sangaji • Selasa, 14 Juli 2026 | 14:21 WIB
Peserta pelatihan dan sertifikasi kompetensi PBJ bagi PPK berfoto bersama di gedung BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Senin (13/7).
Peserta pelatihan dan sertifikasi kompetensi PBJ bagi PPK berfoto bersama di gedung BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Senin (13/7).

 

LombokPost-Pemkab Sumbawa menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C Tahun 2026.

Kegiatan itu dibuka Sekda Sumbawa Budi Prasetiyo di gedung BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Senin (13/7).

Budi mengatakan, pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagian dari upaya Pemkab Sumbawa memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mendukung visi daerah, yakni Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.

"Hari ini (kemarin) kita dibantu oleh teman-teman BPSDMD Provinsi NTB untuk menciptakan aparatur yang semakin unggul. Sebenarnya para peserta ini telah menjalankan tugas sebagai PPK di lapangan, namun melalui sertifikasi kompetensi ini kapasitas dan profesionalisme mereka semakin diperkuat," kata Budi.

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Sumbawa 

Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN tidak lagi sekadar menjadi kegiatan formalitas, tetapi telah menjadi bagian dari sistem manajemen talenta yang berpengaruh terhadap pengembangan karier aparatur.

"Pemkab Sumbawa akan terus meningkatkan kapasitas aparatur melalui berbagai program pelatihan teknis sebagai investasi jangka panjang untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas," jelas dia.

Budi juga mengingatkan, PPK memiliki peran strategis dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah sehingga wajib memahami regulasi yang berlaku.

"Menjadi PPK bukan sesuatu yang diberikan begitu saja. Seorang PPK harus benar-benar memahami regulasi, terus belajar, banyak membaca, serta memastikan seluruh proses pengadaan dilaksanakan sesuai ketentuan. Integritas dan profesionalitas adalah harga mati dalam menjalankan amanah tersebut," tegasnya.

Baca Juga: Perumdam Batulanteh Naikkan Tarif Air, Bupati Sumbawa Beralasan untuk Keberlangsungan Operasional

Dia berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan secara maksimal agar lulus uji kompetensi dan mampu menjalankan tugas sebagai PPK yang profesional.

Budi juga optimistis kerja sama antara Pemkab Sumbawa dan BPSDMD Provinsi NTB akan terus berlanjut melalui berbagai program pengembangan kompetensi aparatur.

"Human capital adalah kekuatan utama organisasi. Karena itu, mari kita terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan membangun birokrasi yang profesional agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa," tandas dia.

Editor : Jelo Sangaji
Pejabat Pembuat Komitmen PPK Pemkab Sumbawa Sumbawa