LombokPost-Perintah Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amar Nurmansyah agar seluruh kepala OPD Pemda KSB mendukung penuh perhelatan Porprov NTB ke XII tahun 2026 sepertinya hanya dianggap angin lalu.
Hingga mendekati akhir pelaksanaan Porprov NTB, tidak ada satupun kepala OPD yang serius memberikan support kepada kontingen Kabupaten Sumbawa Barat. Baik yang saat ini bertanding di Sumbawa Barat untuk cabor panahan dan hapkido maupun untuk atlet yang saat ini tengah berjuang di semua vanue cabor di Pulau Lombok.
Pantauan langsung Lombok Post di area KTC, komplek perkantoran Bupati KSB beberapa hari terakhir, sebagian besar kepala OPD terpantau sepi. Mereka diketahui ternyata tengah beramai-ramai melaksanakan tugas di luar daerah. Tidak diketahui pasti tugas dinas tersebut untuk kepentingan apa.
Keluhan minimnya perhatian kepala OPD ini juga diungkap sejumlah atlet KSB yang saat ini tengah berjuang di Porprov NTB.
Mereka mengaku kecewa lantaran kontingen KSB sama sekali tidak mendapat parhatian. Kondisi ini berbanding terbalik dengan perhatian yang didapat kabupaten/kota lain saat mereka berada di arena pertandingan.
''Setiap daerah lain terima medali, mereka didampingi langsung para pejabat yang sengaja hadir memberikan support. Kita malah tidak ada sama sekali,'' ujar sejumlah atlet yang meminta namanya tidak disebutkan.
Baca Juga: Wabup KSB Minta OPD Percepat Realisasi Program
Fonomena ini ternyata juga menjadi perhatian KONI KSB. Sekretaris KONI KSB Mars Anugerainsyah tidak membantah banyak atlet yang mengeluhkan kurangnya perhatian pimpinan OPD selama mereka bertanding.
Padahal saat pelepasan atlet kontingen KSB oleh Bupati Sumbawa Barat saat itu, jelas perintah bupati agar kepala OPD memberikan apresiasi dan support bagi atlet yang saat ini bertanding.
''Banyak sekali keluhan masuk ke kita. Kami sebagai pengurus KONI KSB tentunya sangat menyayangkan itu. Sebab sebelumnya ini sudah ada perintah bupati agar kepala OPD ikut mensupport atlet kita selama Porprov,'' sesalnya.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah ketua cabor kepada pengurus KONI Sumbawa Barat. Meski Porprov adalah tanggung jawab mutlak KONI, namun pimpinan OPD Pemda KSB juga tidak boleh abai.
''Apalagi ini pak bupati sendiri yang memerintahkan. Bagaimana pimpinan OPD sebagai perwakilan pemerintah daerah harus mendukung dan mensupport atlet Sumbawa Barat,'' kata pria yang akrab disapa Rin ini.
Bahkan ada beberapa cabor yang sama sekali tidak dikunjungi. Rin kembali menegaskan, semua kebutuhan cabor selama perhelatan Porprov NTB semua ditanggung oleh KONI KSB. Hanya saja, selama pertandingan berlangsung, atlet juga butuh support.
''Mental mereka down ketika melihat daerah lain selalu disuppor pejabat Pemda masing-masing,'' paparnya.
Baca Juga: Pemda KSB Terancam Dihapus dari Keanggotaan OGP Internasional
Dia berharap hal-hal seperti ini kedepannya tidak lagi terulang. Sebab masih ada beberapa cabor dan atlet yang bertanding mengharumkan nama Sumbawa Barat.
''Mudah-mudahan ini menjadi evaluasi. Bentuk kepedulian yang dibutuhkan disini. Bagaimana anak-anak Sumbawa Barat ini bangga dengan KSB,'' tambahnya.
Disisi lain, kontingen Sumbawa Barat sampai dengan Rabu (22/7) sore berhasil mengumpulkan 51 medali emas.
''Untuk perolehan medali kita sudah diangka 51 emas. Ini lompatan besar bagi kita dibanding tahun 2023 lalu hanya 24 keping emas. ''Kita optimis bisa tembus posisi lima besar bahkan runner up di klasemen akhir,'' tutupnya. (far)
Editor : Jelo SangajiSumber : Lombok Post