Pemkab KSB Siapkan Bonus Atlet Peraih Emas Porprov Rp 12,5 Juta, KONI Minta Ada Tambahan Apresiasi

Jelo J • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:48 WIB
Atlet panahan KSB saat meraih medali emas cabor panahan Porprov 2026. Tahun ini, bonus yang disiapkan pemerintah KSB sama dengan nominal yang diterima pada tahun 2023 lalu.
Atlet panahan KSB saat meraih medali emas cabor panahan Porprov 2026. Tahun ini, bonus yang disiapkan pemerintah KSB sama dengan nominal yang diterima pada tahun 2023 lalu.

LombokPost-Harapan atlet Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mendapatkan bonus lebih besar atas prestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 belum terealisasi. Pemda KSB menetapkan bonus medali emas perorangan Rp 12,5 juta.

Nominal tersebut sama dengan bonus yang diberikan pada Porprov NTB 2023. Saat ini, anggaran bonus telah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) KSB. Pencairannya ditargetkan dilakukan akhir Agustus ini.

"Nominal bonus ini sama dengan tahun 2023 lalu. Ini berdasarkan telaah staf yang kita ajukan ke pimpinan dan sudah disetujui," kata Kadisparpora KSB H Nurdin Rahman kepada Lombok Post, Jumat (28/8).

Meski bonus per atlet tidak mengalami kenaikan, total anggaran yang disiapkan Pemda KSB justru meningkat signifikan. Tahun ini pemerintah mengalokasikan sekitar Rp 3,1 miliar untuk bonus atlet dan pelatih. "Angka ini termasuk bonus untuk pelatih," jelasnya.

Baca Juga: Pemda KSB Habiskan Rp 47,4 Miliar untuk Penyertaan Modal Empat BUMD 

Besarnya anggaran tersebut tidak lepas dari peningkatan prestasi kontingen KSB di Porprov NTB 2026. Jumlah medali yang diraih meningkat tajam dibandingkan Porprov 2023. "Tahun 2023 lalu sekitar Rp 1,8 miliar," terangnya.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora KSB Rizki Syahputra menjelaskan, anggaran Rp 3,1 miliar lebih tersebut diperuntukkan bagi seluruh atlet yang berhasil meraih medali.

Pemerintah juga memberikan bonus kepada pelatih. Rinciannya, atlet peraih medali emas perorangan mendapatkan Rp 12,5 juta. Medali perak Rp 10 juta dan perunggu Rp 7,5 juta.

Sementara untuk nomor beregu, peraih emas mendapat Rp 15 juta, perak Rp 12,5 juta dan perunggu Rp 10 juta. "Untuk pelatih Rp 15 juta untuk emas, perak Rp 12,5 juta dan perunggu Rp 10 juta," jelas Rizki.

Baca Juga: Gegara Proyek Bendungan, Petani di KSB Tak Diizinkan Tanam, Dewan Meradang

Namun, bonus bagi pelatih memiliki mekanisme berbeda. Bonus hanya diberikan berdasarkan medali tertinggi yang diraih cabang olahraga (cabor) yang ditangani.

Artinya, pelatih cabor yang meraih emas hanya mendapatkan Rp 15 juta. Jumlah keping emas yang diraih tidak memengaruhi besaran bonus. Begitu pula dengan perolehan medali perak dan perunggu yang tidak ikut dihitung.

"Jadi tidak dihitung berapa keping emas, perak dan perunggu kemudian ditotal. Tidak, hanya diambil medali tertinggi saja," tegasnya.

Untuk pencairan bonus, Disparpora masih menunggu surat keputusan (SK) resmi dari KONI NTB terkait hasil akhir perolehan medali. "Kenapa kita tunggu dari sana, karena kemarin ada perubahan perolehan medali. Kalau ini sudah selesai, tinggal kita serahkan," tambah Rizki.

Ketua KONI KSB Andi Laweng mengapresiasi bonus yang telah disiapkan pemerintah daerah. Namun, dia berharap nominal tersebut masih bisa ditingkatkan. "Kita harap bisa naiklah dari Porprov sebelumnya," harapnya.

Baca Juga: KLH Turun Selidiki Dugaan Pencemaran Akibat Tumpahan Ribuan Ton Batu Bara di Laut KSB

Permintaan tersebut dinilai cukup beralasan. Sebab, prestasi kontingen KSB pada Porprov NTB 2026 mengalami peningkatan signifikan. KSB berhasil mengoleksi 253 medali, terdiri dari 63 emas, 77 perak dan 113 perunggu. Raihan tersebut mengantarkan KSB naik ke posisi lima besar klasemen akhir.

Pada Porprov 2023, KSB hanya berada di peringkat delapan. "Tahun 2023 kita hanya peringkat delapan, tahun ini kita bisa naik peringkat lima," ujarnya.

Andi yang juga merupakan anggota DPRD KSB itu menilai kondisi fiskal daerah masih memungkinkan pemerintah memberikan tambahan apresiasi kepada para atlet. "Ini permintaan kami, karena kita juga melihat kondisi keuangan kita juga ada dan masih mampu," katanya.

Jika besaran bonus yang telah ditetapkan pemerintah memang sudah final, KONI KSB berharap ada bentuk penghargaan lain bagi atlet yang telah mengharumkan nama daerah. "Mungkin pemerintah bisa memikirkan apresiasi dalam bentuk lain. Seperti apa teknisnya, kita serahkan ke pemerintah," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Cemari Laut, Penanggung Jawab Kapal Pengangkut Batu Bara yang Tenggelam di KSB Dipolisikan 

Ditanya apakah nominal tersebut sesuai dengan usulan KONI KSB, Andi enggan memberikan penjelasan lebih jauh. Dia hanya memastikan KONI sebelumnya telah mengajukan usulan besaran bonus yang lebih tinggi dibandingkan Porprov 2023.

"Yang jelas usulan kita tentunya naik dibanding bonus sebelumnya, tapi kembali lagi itu menjadi kewenangan pemerintah," pungkasnya. 

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Pemkab KSB Porprov NTB 2026 Sumbawa Barat Bonus Atlet