LombokPost-Terkenalnya letusan Gunung Tambora pada tahun 1815 Masehi hingga mengubah dunia, ternyata ada yang lebih dasyat sebelumnya dengan letusan yang lebih besar dari Gunung Tambora. Ya, letusan itu terjadi tahun 1257 Masehi di Pulau Lombok, Indonesia. Tepatnya waktu Gunung Samalas, Lombok meletus.
Dilansir melalui Kemenparekraf bila ada tim peneliti dari Universite Pantheon-Sorbonne tahun 2013 menemukan letusan Gunung Samalas kekuatannya delapan kali lebih dahsyat dibanding letusan Gunung Krakatau dan dua kali lebih besar ketimbang letusan Gunung Tambora menyebabkan pendinginan mendadak dan kegagalan panen di Eropa.
”Para Arkeolog baru-baru ini mencatat 1258 sebagai tahun untuk umur ribuan kerangka manusia yang ditemukan terkubur dalam kuburan massal di London,” ditulis dalam laman Kemenparekraf.
Babad Lombok yang tersimpad di Museum Negeri Provinsi NTB menceritakan tentang meletusnya Gunung Samalas pada tahun 1257 M di Pulau Lombok, Indonesia. Letusan ini diperkirakan mencapai skala 7 dalam Volcanic Explosivity Index, menjadikannya salah satu letusan gunung berapi terbesar pada masanya.
”Letusan ini mengasilkan kolom erupsi setinggi puluhan kilometer ke atmosfer serta aliran piroklastik yang mengubur hampir seluruh Pulau Lombok,” ditulis dalam laman Kemenparekraf.
Peristiwa letusan itu dikorelasikan dengan temuan tim Badan Geologi Internasional yang dipimpin oleh Frank Lavigne dari Universite Pantheon-Sorbonne bersama sejumlah ahli gunung api dari Indonesia. Pada akhir 2013, tim ekspedisi yang dipimpin Frank Lavigne itu datang ke Lombok termasuk mendatangi Gunung Rinjani, kemudian mengambil sampel. Dari hasil sampel yang diambil, ternyata ditemukan kecocokan angka tahunnya usia abu karbon yang ditemukan di Kutub Utara dan Selatan, kemudian dia menyimpulkan Gunung Samalas itu meletus pada 1257 M.
”Letusan Gunung Samalas yang terletak di Pulau Lombok, NTB, menyisakan struktur awal gunung purba berupa kawah besar yang kini lebih dikenal dengan nama Danau Sagara Anak,” ditulis dalam laman Kemenparekraf.
Letusan Gunung Tambora dan Gunung Samalas yang ada di Provinsi NTB adalah contoh nyata dari kekuatan alam yang dapat mengubah wajah dunia. Kedua letusan ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan masyarakat di sekitar gunung, tetapi juga memiliki dampak yang dirasakan di seluruh dunia. Memahami sejarah letusan ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan risiko vulkanik dan mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana di masa depan. (nur)
Editor : Pujo Nugroho