SELONG-Koalisi peduli sampah (KPS) Lombok Timur membuka Trash Art Project 2019 di kantor Gema Alam, Selong, kemarin (27/2). KPS terdiri dari Gema Alam, Oasistala Lotim, dan seniman balsem untuk Indonesia (SBUI). "Trash Art Project 2019 sebenarnya merupakan kelas pengolahan sampah," terang Ketua Gema Alam NTB Haiziah Gazali.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27-28 Februari tersebut mengajak puluhan seniman Lotim untuk berkarya. Kata Haiziah yang akrab disapa Zicko, program tersebut sebagai bentuk respons terhadap kondisi sampah yang terus meningkat. Terutama sampah nonorganik.
Ia menerangkan, nantinya hasil karya yang dihasilkan oleh para seniman akan digabungkan dan dipamerkan bersama. "Selain itu, ada juga kelas pengolahan sampah yang diisi juga oleh pengelola bank sampah dari beberapa desa," terangnya.
Seiring perkembangan kebutuhan manusia, semakin hari volume sampah semakin meningkat. Di Lotim penanganan sampah masih kurang baik dan bijak. Hal itu terlihat di beberapa titik, masih terdapat penumpukan di mana-mana dan tidak terpilah antara organik dan anorganik. "Ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kita. Di mana hal ini dapat menimbulkan dampak besar bagi kehidupan," terangnya.
Situasi tersebut dikatakan dapat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan yang selanjutnya menurunkan kualitas kesehatan, dan menimbulkan dampak ekonomi, sosial dan budaya. Ia menambahkan, sampah yang tak tertangani dengan baik akan membusuk dan berbau lalu menimbulkan bibit penyakit. Kata Zicko, jenis penyakit yang umum timbul dari persoalan sampah ini yaitu diare, kolera, tifus, dan penyakit kulit.
Stage Manager trash art project 2019 Yuspianal Imtihan menerangkan jika dari puluhan seniman yang diundang bergabung, terpilih delapan yang lolos kurasi. Para seniman terdiri dari pelukis, filmaker, musisi, dan penulis. "Semuanya menghadirkan karya yang hari ini dipersentasikan dan dibahas bersama," terangnya.
Semua karya tersebut kemudian dimasukkan ke dalam katalog trash art project 2019. Kata Yuspianal, harapannya, karya-karya ini nantinya dapat disebarluaskan. Salah satunya adalah lagu tentang sampah yang diciptakan oleh salah seorang musisi Lotim. Nantinya, karya tersebut akan disebarkan di aplikasi yang bisa diunduh dan didengarkan masyarakat luas. (tih/r7)
Editor : Administrator