SELONG-Salah satu pertanda yang membedakan Ramadan dengan hari-hari di bulan lainnya adalah kemunculan para pedagang kelapa muda. Sukri, salah seorang pedagang muda yang membuka lapak di simpang empat Rakam, depan Polsek Selong mengatakan, dalam sehari bisa menjual 300 sampai 400 biji kelapa muda.
"Satu biji Rp 7.500. Saya ambilnya dari desa-desa. Salah satunya dari Bebidas, Wanasaba," kata Sukri.
Kata Sukri, ia tak seorang diri. Melainkan ada puluhan pedagang lain yang berlapak di pinggir-pinggir jalan di seputaran Selong. Warga tidak akan kesulitan mencari kelapa muda di bulan Ramadan. "Di sana-sini ada. Alhamdulillah laris manis," jelasnya.
Kelapa muda itu, kata Sukri selalu berhasil menggoda setiap orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Mungkin karena dilanda haus di sore hari. Karena bacaan itu juga, para pedagang ini mulai start sejak pukul 3 siang. Meski ramainya pembeli dimulai bakda asar.
Sabri, salah seorang warga Selong menuturkan, kelapa muda yang dikupas terlihat sangat enak. "Dari kupasannya, rasanya lebih nikmat dari pada membeli es kelapa muda," kata Sabri.
Ia juga mengatakan, kehadiran para pedagang kelapa muda membuat suasana Ramadan jadi tercipta. "Karena banyak kebiasaan Ramadan yang mulai hilang. Seperti lampu mal-mal," terangnya. (tih/r5)
Editor : Administrator