Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Buku Panduan Kegiatan Ramadan untuk Siswa Dapat Apresiasi Orang Tua dan Imam

Administrator • Sabtu, 11 Mei 2019 | 11:10 WIB
TUGAS SEKOLAH: Siswa SDN 2 Tanjung sedang meminta tanda tangan imam salat Jumat untuk mengisi buku panduan kegiatan Bulan Ramadhan di Masjid Assyifa Kelurahan Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, kemarin (10/5).
TUGAS SEKOLAH: Siswa SDN 2 Tanjung sedang meminta tanda tangan imam salat Jumat untuk mengisi buku panduan kegiatan Bulan Ramadhan di Masjid Assyifa Kelurahan Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, kemarin (10/5).

SELONG-Buku panduan kegiatan Ramadan untuk siswa dianggap efektif meningkatkan semangat anak-anak dalam menjalankan ibadah. Buku panduan tersebut berisi kolom isian kegiatan. Mulai dari salat lima waktu berjamaah, puasa, tarawih sampai tadarus.


Dalam salat wajib, kolom yang harus diisi siswa adalah mengetahui nama imam salat berjamaah. Berikut tanda tangannya. Hal serupa sama dengan semua kolom tentang kegiatan salat berjamaah di masjid atau musala. "Saya pikir sangat bagus untuk memotivasi mereka. Jadi mereka harus mendapatkan tanda tangan. Dengan begitu harus menunggu imam pulang dulu," kata imam salat Jumat di Masid As-Syifa Tanjung, Ustad Abdul Rahman.


Bagi Anda yang lahir di akhir 80-an atau dari awal 90-an, buku panduan kegiatan ini pasti sudah terisi. Atau bisa dikatakan, buku ini ada sejak di bulan Ramadan, sekolah tidak diliburkan selama satu bulan penuh. Seperti pada zaman Soeharto. Kata Rahman, masanya dulu, satu bulan penuh tidak masuk di zaman itu.


"Sekarang karena masuk sekolah, ini yang digunakan para guru untuk merangsang keaktifan siswa," jelasnya.


Sebagai imam dan orang tua, Rahman sangat senang melihat adanya buku panduan kegiatan yang mesti diisi penuh tersebut. Padahal mereka mengatakan tidak mendapatkan sanksi kalau pun tidak mengisinya. Tapi saya lihat anak-anak sangat semangat.


Konselor Suhartiwi mengatakan, buku panduan kegiatan Ramadan yang diberikan kepada siswa sangat baik dalam memberikan motivasi kepada siswa. Fungsinya tidak hanya pada item ibadah atau agama saja. Akan tetapi banyak juga item lainnya yang didapatkan siswa dengan mengisi buku panduan tersebut.


"Dengan mau mencari tahu siapa nama imam tersebut, siswa mendapatkan ilmu sosialnya, dengan menulis nama imam yang benar, siswa juga mendapat ilmu literasi di sana," kata Tiwi. (tih/r5)

Editor : Administrator
#Selong