--------------------------------------------
KEPALA Desa Pesanggrahan H Badrun menganggukkan kepala saat ditanya mengenai hal baru yang mesti dibawa ke tingkat provinsi. Dia bertekad, apa yang membuatnya meraih predikat terbaik kedua di tingkat kabupaten mesti ditingkatkan.
“Menjadi role model di tingkat kabupaten saja tidak cukup,” kata Badrun pada Lombok Post.
Kemantapan hati Badrun bukan hanya karena prestasi semata. Tapi ia memang merasakan dampak nyata dari program ketahanan pangan yang dalam beberapa tahun terakhir yang ia galakkan. Hal itu membawa desanya mewakili NTB dalam lomba keamanan dan ketahanan pangan 2020 di tingkat nasional.
Ia menerangkan, selain adanya UMKM dengan komoditi unggulan kopi, anyaman ketak, dan anggrek hias, peternakan dan perikanan juga menjadi primadona di Pesanggrahan.
Saat ini, dari 200 lebih peternak ikan, ada 414 kolam ikan yang terdata. Para peternak menjadwalkan diri panen empat bulan sekali. Selama pandemi, panen tetap lancar. Harga dan pasar juga sangat stabil. “Malah semakin membaik,” katanya.
Memang, Pesanggrahan adalah surga bagi peternak ikan nila. Kata Badrun, ikan air tawar mereka kini telah merambah pasar-pasar umum di Lotim. Desa Aikmel yang sebelumnya menjadi sentra komoditi ikan air tawar pun kini mulai pudar dengan kehadiran ikan air tawar dari Pesanggrahan. “Inilah yang sedang terus kami galakkan,” katanya.
Tak hanya itu, di sektor ternak sapi juga selama pandemi Covid-19 sangat membantu masyarakat. Kata Badrun, ada 716 sapi ternak dari 300 lebih peternak di Pesanggrahan. Berjalan lancarnya peternakan dan pertanian di Pesanggrahan menunjukkan tingkat keamanan yang tinggi.
“Jika ekonomi maju, kesehatan bisa dicapai,” terangnya.
Sebelumnya, Pesanggrahan menjadi yang terbaik dengan adanya lumbung pangan yang diberdayakan saat pandemi Covid-19. Badrun menegaskan, apa yang sudah dicapai saat ini terus membutuhkan peningkatan. Terutama di sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat. (tih/r6)
Mengenal Desa Pesanggrahan
PROFIL DESA
- Berdiri pada 1 November 2010. Mekar dari Desa Montong Betok, Kecamatan Sikur
- Luas wilayah 547 hektare
- Jumlah Penduduk 8.000 jiwa atau 2.586 KK
- Pekerjaan mayoritas penduduk petani dan peternak
PRESTASI TINGKAT NASIONAL
- Tahun 2013, juara satu Lomba Desa Tingkat Provinsi. Mewakili NTB dalam Lomba Desa Tingkat Nasional dan masuk 10 besar.
- Tahun 2020, mewakili NTB dalam Lomba Keamanan dan Ketahanan Pangan tingkat Nasional. Hasil belum diumumkan.
- Tahun 2020, mewakili NTB dalam Lomba Kampung Iklim tingkat Nasional. Hasil belum diumumkan.
Sumber: Diolah Lombok Post
Editor : Administrator