Kapolsek Aikmel AKP I Made Sutama mengatakan, tanah longsor tersebut terjadi di tebing sungai sekitar pukul 15.00 Wita. Penyebabnya hujan deras dan tebing yang memang sudah retak karena gempa bumi 2019 lalu terjatuh.
Akibatnya, bagian dapur dan pagar tembok rumah warga yang berada di pinggir tebing ikut terjatuh. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Adapun langkah yang dilakukan atas kejadian tersebut adalah mengevakuasi warga yang tinggal di empat rumah terdampak. Tidak hanya itu, pihaknya yang turun bersama tim BPBD Lotim juga mengevakuasi tujuh rumah lainnya yang dianggap berpotensi terdampak jika terjadi longsor susulan.
“Kondisi tanahnya sangat rentan. Jadi total ada 11 KK yang kita minta evakuasi ke rumah keluarganya,” ujarnya.
Tindakan lain yang dilakukan adalah memasang garis polisi di lokasi tanah longsor. Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi sekitar tanah longsor.
Hal itu dilakukan karena melihat potensi hujan yang masih besar, kemungkinan terjadinya longsor susulan tetap ada. “Karena itu kita minta warga tetap waspada,” jelas Sutama. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita