“Sampai saat ini, korban yang meninggal dunia dikabarkan dua orang. Satu di TKP, satu lainnya saat dalam perjalanan ke RSUD Selong,” kata Kapolsek Sembalun AKP Lalu Panca Warsa pada Lombok Post.
Sebanyak 25 korban tersebut merupakan warga Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela. Sopirnya bernama Mahsun, 52 tahun, warga Dusun Dasan Tiga. Sedangkan 24 penumpangnya merupakan warga Dusun Dasan Duren, Desa Pengadangan Barat.
“Satu kampung. Mereka hendak pergi melayat ke Sembalun Bumbung,” jelas Panca.
Kejadian nahas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, truk jenis Mitsubishi dengan nomor polisi DR 8576 AC tersebut melaju dengan kecepatan normal. Namun saat di lokasi kejadian, pengemudi kewalahan saat hendak mengoper persneling atau gigi dari 2 ke 1. Hal itu menyebabkan kegagalan dan truk mati mesin dan hilang kendali. Truk pun mundur dengan kecepatan tinggi dan jatuh.
Setelah kejadian, 14 korban kemudian dilarikan ke Puskemas Sembalun. Dari sana, ada sekitar 13 orang yang dirujuk ke RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Kasubag Humas RSUD Selong M Rahmatullah menerangkan, dari dua mobil ambulans PSC 119 RSUD Selong dan Puskesmas Sembalun dibantu Suela, ada 13 korban yang dibawa ke rumah sakit. “Dalam perjalanan satu orang meninggal dunia,” jelas Rahmat.
Sementara sisanya, ada dua orang yang diketahui mengalami luka yang cukup parah. Sedangkan sisanya membutuhkan beberapa observasi seperti rontgen dan pemeriksaan medis lanjutan. “Selain 12 ini, kabarnya korban yang lain sudah dipulangkan,” tuturnya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita