Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di Lotim Masih Rendah, Ini Kendalanya

Rury Anjas Andita • Kamis, 10 Maret 2022 | 17:00 WIB
RAKOR: Suasana rapat koordinasi pemantapan tiga event yang akan digelar untuk meningkatkan partisipasi pemilih, kemarin.
RAKOR: Suasana rapat koordinasi pemantapan tiga event yang akan digelar untuk meningkatkan partisipasi pemilih, kemarin.
SELONG-Capaian dosis kedua vaksinasi Covid-19 di Lombok Timur menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan jelang MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika. Dari target 80 persen, Lotim disebut sebagai daerah dengan capaian terendah di NTB. Kondisi ini menjadi topik utama yang disampaikan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy pada rapat koordinasi percepatan vaksinasi di kantor bupati Lotim, Rabu (9/3).

Sukiman mengakui, ada sejumlah kendala yang dihadapi dalam mengejar capaian 80 persen dengan tenggat waktu 12 Maret mendatang. “Kendala kita salah satunya adalah dosis vaksin yang masih terbatas,” kata Sukiman.

Dijelaskan, setiap minggunya jatah yang didrop dari provinsi sebanyak 5,000 dosis. Sebelumnya, ada kendala juga pada jenis vaksin yang harus sama diterima dengan dosis pertama.

Aturan pemberian jenis baru berlaku pada pertengahan Februari lalu. Menurut Sukiman, hal tersebut cukup signifikan. Apalagi sistem pendataan online untuk yang berbeda jenis belum dapat terbuka.

Di tengah kendala tersebut, Pemkab Lotim terus berupaya mengejar ketertinggalan capaian. “Kita sudah membentuk tim percepatan vaksinasi dan tim sinkronisasi data P-Care,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Lotim H Pathurrahman menerangkan, sejauh ini, tim sinkronisasi data P-Care telah berhasil meningkatkan capaian vaksinasi dan mengurangi selisih data manual dengan online menjadi 33.000. “Dalam dua hari terakhir, data yang berhasil dionlinekan sudah mencapai tujuh ribu lebih,” terang Pathurrahman.

Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto menegaskan siap membantu percepatan vaksinasi dosis kedua di Lotim. Kata Djoko, jika dibutuhkan, Polda NTB siap menurunkan timnya. Termasuk bantuan dari pemerintah provinsi NTB.

“Karena untuk mencapai target 80 persen dalam empat hari ke depan, setiap harinya target yang harus dicapai rata-rata 24.714 dosis vaksin,” ujar Djoko. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Virus Korona #Covid-19 #Vaksinasi #Lombok Timur