Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trump Ancam Iran, Harga Minyak Naik dan Bursa Global Berguguran

R
Penulis: Redaksi❯
ANJLOK: Seorang pria berjalan melewati papan kutipan elektronik yang menampilkan obligasi pemerintah Jepang, Senin (18/5). Akibat kondisi geopolitik yang belum stabil, bursa saham global anjlok termasuk di Tokyo turun 1 persen. (KAZUHIRO NOGI / AFP)
ANJLOK: Seorang pria berjalan melewati papan kutipan elektronik yang menampilkan obligasi pemerintah Jepang, Senin (18/5). Akibat kondisi geopolitik yang belum stabil, bursa saham global anjlok termasuk di Tokyo turun 1 persen. (KAZUHIRO NOGI / AFP)

Advertisement

LombokPost - PASAR keuangan global kembali terguncang pada pembukaan pasar Senin (18/5). Harga minyak dunia melonjak tajam, sementara mayoritas bursa saham Asia dan Eropa kompak melemah.

Pemicunya adalah kebuntuan penyelesaian konflik Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap seretnya pasokan energi global.

Dilansir dari Barrons, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2,5 persen menjadi USD 108 per barel.

Kenaikan dipicu berlanjutnya penutupan Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur sekitar 20 persen ekspor minyak dan gas dunia.

“Selat Hormuz tetap tertutup secara signifikan kini sudah hampir sebelas minggu setelah pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing berakhir tanpa terobosan dalam pembukaan kembali,” ujar analis MUFG Michael Wan.

Advertisement

AS dan Iran memang sudah menjalani gencatan senjata sejak 8 April. Namun, kesepakatan damai permanen tak kunjung tercapai.

Trump pun kembali mengancam Iran. “Iran harus segera bergerak menuju kesepakatan damai atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka,” katanya, Sabtu (16/5), seperti dilansir CNBC.

Pernyataan itu memperburuk sentimen investor karena negosiasi antara Washington dan Teheran masih buntu. Apalagi, Iran juga sudah menyatakan, siap berperang lagi.

Negeri yang dulu bernama Persia tersebut bahkan melatih warganya untuk menggunakan senapan AK-47.

Selain itu, Iran juga berencana mempermanenkan tarif melintasi Selat Hormuz yang sudah mereka terapkan setelah diserang AS dan Israel.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harapan Baru dari Sulur-sulur Vanili Keni Anjani, Harga Pasar Meroket, Bangkitkan Semangat Petani usai Terpuruk karena Anjloknya Nilai Jual

Harapan Baru dari Sulur-sulur Vanili Keni Anjani, Harga Pasar Meroket, Bangkitkan Semangat Petani usai Terpuruk karena Anjloknya Nilai Jual

Dari kebun sederhana di tengah hutan itu, harapan para petani vanili perlahan kembali tumbuh setelah sempat layu akibat harga yang anjlok.

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir

Donald Trump memberi ultimatum kepada Iran untuk segera mencapai kesepakatan nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz.

Iran Tak Biarkan Setetes Minyak Lewati Selat Hormuz

Iran Tak Biarkan Setetes Minyak Lewati Selat Hormuz

Ancaman penutupan Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran terhadap terganggunya pasokan energi global karena sekitar seperlima perdagangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer