
LombokPost--Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran untuk segera mencapai kesepakatan baru terkait program nuklir dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Trump menyebut perundingan yang dijadwalkan dalam satu hingga dua hari ke depan merupakan kesempatan terakhir bagi Teheran untuk menghindari eskalasi perang.
Saat diwawancara di Oval Office, Senin (3/8) waktu setempat, Trump mengatakan proses negosiasi akan diawali dengan pembukaan Selat Hormuz sebelum berlanjut pada pembahasan program nuklir Iran.
"Fase pertama adalah pembukaan selat. Fase kedua adalah denuklirisasi. Itu akan memerlukan waktu," kata Trump seperti dilansir The Guardian.
Trump juga memperingatkan kesabarannya terhadap Iran mulai habis.
"Ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka untuk menandatangani dokumen yang baik," ujarnya.
Jalur Sementara di Oman
Pernyataan Trump langsung dibantah Teheran.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




