“Awalnya pusing-pusing. Lalu tiba-tiba dia menceburkan diri ke laut,” kata Kapolsek KP3 Poto Tano Iptu Nurlana saat dihubungi Lombok Post.
Perempuan tersebut diketahui berinisial IS, 56 tahun, warga Kecamatan Masbagik. Setelah melompat, penumpang lain yang melihatnya berteriak.
Kapal pun berhenti dan awak kapal segera memberi pertolongan. Beruntung air laut sedang tenang dan yang bersangkutan bisa berenang. Sehingga ia dapat diselamatkan.
IS sendiri diketahui berangkat dari Lombok bersama suaminya. Kata Nurlana, IS memang diduga mengidap gangguan mental atau jiwa. “Informasinya, dia ke Sumbawa ini mau berobat,” jelasnya.
Kapal yang ditumpanginya sendiri berangkat pagi dari Pelabuah Kayangan dan dijadwalkan akan tiba sekitar pukul 10.00 Wita di Pelabuhan Poto Tano. Tidak jauh dari bibir dermaga, kejadian itu berlangsung.
Setelah berhasil dievakuasi, kesehatan IS dijelaskan dalam kondisi normal. Yang bersangkutan tidak perlu dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan serius. Melainkan hanya sekadar ditenangkan dan diperiksa oleh petugas medis di pelabuhan Poto Tano.
Menurut Nurlana, kejadian yang dialami orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memang sering terjadi di pelabuhan. “Memang beberapa kejadian serupa pernah terjadi. Dan yang mengalaminya adalah ODGJ,” terangnya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita