Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kapal Cepat Rute Labuhan Haji-Labuhan Lalar Tunggu Pertimbangan Dishub

Rury Anjas Andita • Kamis, 23 Juni 2022 | 12:30 WIB
KOLAM LABUH: Kolam labuh dermaga Labuhan Haji di Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, belum lama ini. (Fatih/Lombok Post)
KOLAM LABUH: Kolam labuh dermaga Labuhan Haji di Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, belum lama ini. (Fatih/Lombok Post)
SELONG-Rencana penyeberangan kapal cepat Lombok-Sumbawa rute dermaga Labuhan Haji-Labuhan Lalar, Benete, masih dalam proses pembahasan. Sebelumnya, persoalan muncul saat Gubernur NTB H Zulkieflimansyah melalui media sosial mengumumkan penyebarangan kapal cepat Lombok-Sumbawa rute dermaga Telong-elong, Jerowaru-Labuhan Lalar, Benete.

Kawasan dermaga Telong-elong sebagai area budi daya lobster harus dipertimbangkan kembali untuk menjadi dermaga penyeberangan. Pengusaha penyebarangan kapal cepat Trans Sekongkang Basuki Abdurrasyid menyampaikan beberapa persoalan teknis yang menjadi kendala belum beroperasinya penyeberangan yang dicanangkan beroperasi pada awal Juni 2022 ini.

“Saya tidak masalah. Mau di dermaga mana saja saya siap. Tapi ada beberapa hal yang ternyata harus dipastikan terlebih dahulu. Karena urusan perhubungan laut ini ternyata tidak semudah itu,” jelasnya melalui sambungan telepon pada Lombok Post, Rabu (22/6).

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Perhubungan Lotim, pihaknya diminta untuk beralih ke dermaga Labuhan Haji atau Tanjung Luar. Kata Basuki, hal itu tidak menjadi persoalan. Bahkan pihaknya siap untuk menanggulangi perbaikan sandaran kapal penyeberangan orang di dermaga Labuhan Haji yang saat ini dalam kondisi rusak.

“Tapi ini saja tidak cukup. Ada beberapa kendala lain yang masih menjadi pertimbangan dari dinas perhubungan,” terangnya.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dermaga Labuhan Lalar di Benete sudah tidak ada persoalan. Basuki mengungkapkan, memang salah satu targetnya adalah menyambut momen MXGP di Samota.

“Penumpang yang sudah booking terpaksa kami batalkan. Memang cukup disayangkan,” katanya.

Selain itu, ia juga menilai, baik masyarakat KSB dan Lombok akan sangat banyak yang membutuhkan jalur penyeberangan tersebut. “Kalau antusias masyarakat dan potensinya memang tidak usah ditanyakan lagi,” sambungnya.

Sebelumnya, Kabid Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan Lotim I Wayan Tarta menuturkan rapat yang sudah dilaksanakan dengan pihak Sekongkang Trans. Di mana, Dishub Lotim memberi pertimbangan kesiapan dermaga Telong-elong di Kecamatan Jerowaru secara administratif dan juga kelayakan sebagai dermaga labuh.

“Sejauh ini kami menilai dermaga Labuhan Haji jauh lebih refresentatif,” kata Tarta. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Dishub NTB #Dishub Lotim #Labuhan Haji #labuhan lalar #Kapal cepat