Salah satu yang terdampak adalah objek wisata Otak Kokoq Joben di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading. Banjir yang melanda objek wisata di wilayah utara Lotim itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita.
Dalam video amatir yang beredar, tampak luapan air mengalir deras dari salah satu aliran air di objek wisata itu. Bahkan air bah sampai naik menggenangi jalan yang biasa dilewati pengunjung di tempat pemandian itu.
Kepala Desa Pesanggrahan H Badrun yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. "Kondisinya seperti di video yang beredar," tegas Badrun.
Namun Badrun memastikan, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa atau rumah warga yang rusak. "Karena airnya seperti itu. Kan di atas pemandaian ada kali, itu yang meluap, air yang tumpah langsung terbuang ke kali," katanya.
Kata dia, pada saat kejadian, kondisi pemandian yang airnya dipercaya bisa menyembuhkan penyakit itu sedang sepi. Sudah tidak ada wisatawan yang mandi.
“Alhamdulillah fasilitas umum dan infrastruktur di Joben juga tidak ada yang rusak,” ujarnya.
Ditambahkan, banjir mulai surut sekitar pukul 19.00 Wita tadi malam. Pihaknya bersama pengelola juga langsung memantau kondisi Joben pascabanjir. Bahkan pembersihan juga dilakukan secara bertahap sejak tadi malam.
“Karena tidak ada kerusakan, hari ini objek wisata Joben tetap dibuka untuk umum,” bebernya.
Namun pihaknya bersama pengelola akan tetap memantau cuaca setiap harinya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (r5) Editor : Rury Anjas Andita