Bupati mengapresiasi upaya RSUD Selong dalam memperbanyak kebutuhan kantong darah yang dibutuhkan pasien. Karena itu, kegiatan yang melibatkan pegawai di seluruh instansi pemerintah juga TNI dan Polri tersebut diharapkan dapat digelar secara rutin dan di 21 kecamatan.
“Kita kan punya 21 kecamatan, berarti 21 hari di luar hari Ahad mereka libur. Cukuplah selama sebulan itu muter dalam 21 hari,” kata Sukiman.
Dalam kesempatan itu juga, ia mengajak semua pegawai tingkat kecamatan, jajaran aparat TNI dan Polri di koramil dan polsek hingga jajaran pemerintah desa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah tersebut. Hal itu diinginkan guna meningkatkan kesadaran masyarakat mendonor darahnya secara sukarela sehingga semakin banyak warga Lotim yang mendapat bantuan darah. “Demi meningkatkan kesehatan dan keselamatan sesama kita,” jelasnya.
Kepala UTD RSUD dr Raden Soedjono Selong Spesialis Patologi Klinik Konsultan Hematologi dr Resna Hermawati menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut digelar dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia. Selain itu juga dalam rangka memperingati hari kebangkita nasional.
“Momentum kebangkitan nasional ini kita jadikan untuk mengajak semua kalangan berdonasi untuk bisa membantu sesama,” jelas dr Resna.
Kegiatan donor darah telah rutin dilakukan dalam dua tahun usia UTD RSUD Selong. Kali ini pihaknya melibatkan partisipasi dari seluruh instansi pemerintah, TNI, Polri, juga seluruh pegawai RSUD dr Raden Soedjono Selong sendiri.
Kegiatan donor darah tersebut juga dilakukan dengan memberikan doorprize pada pendonor. Di mana setiap pendonor mendapatkan satu nomor undian. Terdapat puluhan paket hadiah yang disiapkan panitia dalam kegiatan tersebut. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita