Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Usai Lomba Lari HUT RI, Seorang Siswa MTs di Lombok Timur Meninggal Dunia

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 8 Agustus 2024 | 12:53 WIB
LOMBA TERAKHIR: Muhammad Windi Saputra meninggal dunia setelah mengikuti lomba lari 5 kilometer dalam rangka HUT RI ke 79 di Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Rabu (7/8).
LOMBA TERAKHIR: Muhammad Windi Saputra meninggal dunia setelah mengikuti lomba lari 5 kilometer dalam rangka HUT RI ke 79 di Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Rabu (7/8).

LombokPost--Seorang siswa atas nama Muhammad Windi Saputra meninggal dunia setelah mengikuti lomba lari 5 kilometer dalam rangka HUT RI ke 79.

Siswa kelas VII MTs Zaenul Hasan Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur ini menghembuskan nafas terakhir, Rabu (7/8).

Asrorudi, guru MTs Zaenul Hasan menceritakan korban bersama 15 murid lainnya berangkat sekitar pukul 07.00 Wita menuju lokasi acara.

Sebelum  lomba lari, korban sempat ditanya apakah sudah sarapan atau belum dan dijawab belum.

"Saya kemudian memberikan uang sebesar Rp 50 ribu kepada korban untuk membeli nasi bungkus dan bersama temannya," bebernya, Rabu (7/8). 

Lomba tersebut mengambil start dari Alun-Alun Desa Lendang, menuju simpang tiga Gerami Desa Sikur.

Kemudian balik lagi ke simpang empat Desa Lendang Nangka.

Saat itu korban bisa sampai ke garis finish dengan urutan kelima dalam kondisi baik. 

Korban kemudian duduk di bundaran Alun-Alun Desa Lendang Nangka sambil minum air gelasan bersama perserta yang lain.

Namun setelah 5 menit, korban tiba-tiba terlihat gemetaran dan kejang-kejang dengan posisi tidur. 

"Salah seorang guru yang melihat korban bersama Ketua BKD langsung melarikan korban menggunakan sepda motor ke Puskesmas Lendang Nangka. Saat di atas sepeda motor kedua tangan korban sudah kaku" ungkapnya. 

Sebelum mengikuti lomba, korban juga dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apapun. 

Sementara itu, berdasarkan keterangan dr. Maftuah, dokter Puskesmas Lendang Nangka, dari hasil pemeriksaan, denyut nadi korban sudah tidak teraba, tangan sudah dingin dan dan napas sudah terhenti. 

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan gejala lain yang dimungkinkan penyebab kematian korban," ungkapnya. 

Terkait penyebab kematian korban, pihak puskesmas belum memastikan penyebabnya karena dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara pihak keluarga tidak mau melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan langsung membawa mayat korban pulang. 

Pihak keluarga sudah  menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut siapapun atas kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan otopsi.(Par) 

Editor : Kimda Farida
#siswa tewas #HUT RI ke 79 #Lombok Timur