Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Penambahan TPA di Sembalun Terkendala Lahan

Supardi/Bapak Qila • Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:33 WIB
BUANG: Truk Pengangkut sampah milik salah satu desa di Lombok Timur (Lotim) saat membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji, belum lama ini
BUANG: Truk Pengangkut sampah milik salah satu desa di Lombok Timur (Lotim) saat membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji, belum lama ini

LombokPost--Rencana Pemkab Lombok Timur (Lotim) melakukan penambahan tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah Kecamatan Sembalun mengalami hambatan.

”Kita terkendala lahan. Lahan pembuatan TPA belum ada di kawasan Sembalun,” terang Kepala Dinas PUPR Ahmad Dewanto Hadi, Selasa (13/8).

Penambahan TPA di Sembalun telah direncanakan. Pembuatan TPA baru ini untuk mempermudah proses pembuangan ataupun pengolahan sampah masyarakat di wilayah utara.

Mengingat jarak yang cukup jauh jika harus membuang sampah ke TPA Ijobalit dari Sembalun.

Kata dia, salah satu lahan yang diusulkan untuk lokasi TPA adalah lahan eks PT SKE. Berada di perbatasan Desa Sembalun dengan Desa Sajang.

”Ada beberapa lokasi yang diusulkan untuk dijadikan TPA, tetapi belum ada yang pasti,” tandasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lotim H Supardi menambahkan keberadaan TPA di bagian utara sangat dibutuhkan. Sebab Lotim hanya memiliki satu TPA.

Sejauh ini TPA tersebut banyak melayani wilayah tengah Lotim saja.

”Memang idealnya kita di Lotim harus ada minimal tiga TPA. Di utara, tengah dan selatan. Karena wilayah kita cukup luas. Jadi kalau hanya satu maka cepat penuh TPA itu,” terangnya.

Sejauh ini daerah Sembalun tidak bisa membuang sampahnya ke TPA Ijobalit.

Karena lokasinya yang jauh dan medannya yang ekstrem, sehingga membutuhkan armada yang sehat.

Untuk itu, DLH Lotim akan menempatkan kontainer di Sembalun agar bisa langsung diangkut ke TPA Ijobalit.

Karena belum mendapat kepastian lahan, pihaknya lebih dulu merencanakan pembangunan TPS3R, yang rencananya dmulai tahun depan.

”Sekarang dalam proses pembahasan lahan,” katanya.

Keberadaan TPS3R di Sembalun diharapkan menjadi solusi penanganan sampah destinasi wisata pendakian yang mencapai 10 ton dalam sekali turun.

Sampah ini harus dikelola dengan baik agar tidak menumpuk. (par/r11)

 

Editor : Kimda Farida
#sembalun #Tempat Pembuangan Sampah