Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pabrik Porang Segera Beroperasi di Lombok Timur, Diharapkan Jadi Daya Tarik Petani

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 19 November 2024 | 10:50 WIB

 

Muhammad Azlan DOK/LOMBOK POST
Muhammad Azlan DOK/LOMBOK POST

LombokPot-Dinas Perindustrian Lombok Timur (Lotim) menargetkan pabrik pengolahan porang akan beroperasi akhir Desember mendatang.

”Target penyelesaiannya 15 Desember 2024. Mudah-mudahan minggu ketiga Desember kita sudah bisa launching,” terang Kepala Dinas Perindustrian Lotim, Senin (18/11).

Progres pembangunan pabrik porang saat ini telah mencapai 85 persen. Tinggal pemasangan plafon dan pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), kemudian akan langsung dioperasikan.

Kata dia, luas lahan penanaman porang di Lotim mencapai 220 hektare, yang tersebar di lima kecamatan. Yakni Kecamatan Pringgabaya, Suela, Pringgasela, Masbagik dan Montong Gading.

”Tapi tidak menutup kemungkinan jika pabrik sudah beroperasi kecamatan lain juga akan menanam porang,” katanya.

Diakui, produksi porang Lotim saat ini masih cukup sedikit.

Belum bisa memenuhi kapasitas pabrik.

Kapasitas pabrik sebesar 50 ton per hari. Sementara produksi porang di Lotim dalam sekali panen hanya mencapai 20 ton per hektare.

Untuk memenuhi kapasitas pabrik, Pemkab Lotim telah berkoordinasi dengan daerah lain, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa, Bima dan Dompu, untuk membawa hasil porang mereka ke Lotim.  

”Memang sebelumnya banyak petani yang berhenti menanam karena tidak ada kepastian pasar. Tetapi dengan beroperasinya pabrik ini, kami harap petani kita kembali menanam agar kapasitas pabrik bisa terpenuhi,” harapnya.

Dinas Perindustrian juga nantinya akan memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan kepada petani.

Keberadaan pabrik ini diharapkan dapat menjaga harga porang di tingkat petani dan menjamin kepastian harga bagi petani.

Disebut Azlan, berdasarkan hasil penelitian dari Universitas Mataram (Unram) kualitas porang Lotim cukup bagus.

"Nanti tepung porang ini akan diekspor ke China,” katanya.

Sementara jumlah petani porang yang tersebar di Lima kecamatan tersebut sebanyak 87 orang.

Dan sudah tergabung dalam perhimpunan Petani Porang Nusantara (P3N). Sedangkan untuk Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak dalam pengolahan porang di Lotim saat ini sebanyak 35 IKM.

Sementara itu, salah satu pelaku IKM pengolahan porang Nur Hasuna mengaku, produk olahan porang di Lotim masih kurang dikenal.

Namun di luar daerah, peminatnya cukup tinggi. Untuk itu produk skala rumahan lebih sering dipasarkan melalui online. (par/r11)

Editor : Kimda Farida
#Porang #Pabrik #produksi #Pengolahan #Lotim