LombokPost--Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lotim menggelar pembinaan secara intensif yang diikuti oleh semua OKP Se Lotim.
“Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia pemuda di Lotim,” Terang Zuarno, Ketua DPD II KNPI Lotim, Minggu (5/1).
Kata dia, melalui pelatihan peningkatan SDM pemuda ini diharapkan pemuda tidak hanya menjadi konsumen ide.
Namun menjadi produsen ide dan inovasi di Lotim.
Pemuda juga harus bisa menjadi agen perubahan di tengah-tengah masyarakat.
Zuarno melihat sinergitas antar OKP maupun forum kepemudaan yang lain selama ini kurang berjalan dengan baik.
Untuk itu melalui pelatihan ini diharapkan sinergi antar OKP maupun dengan pemerintah bisa berjalan, demi mewujudkan Lotim yang lebih baik.
“Acara ini kami harap akan membuka pola pikir teman-teman pemuda Lotim. Untuk bisa berbuat dan ikut andil dalam memajukan daerah. Serta ikut peduli terhadap masyarakat,” katanya.
Pengembangan kepemudaan di Lotim, dilakukan dalam berbagi program, baik pengembangan kapasitas maupun kesejahteraan.
Seperti memberikan pelatihan UMKM, kesenian, peningkatan kapasitas dan lainnya.
“Semua program yang telah kita laksanakan tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah. Ke depan, kita berharap sinergi ini semakin kuat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Dilematis Jadi Kota Layak Anak, Masih Sulit Terwujud
Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan memfasilitasi semua pemuda di Lotim agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berkualitas di masa sekarang dan masa mendatang.
Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lotim, Mustofa berharap melalui peningkatan kapasitas ini pemuda di Lotim bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, yakni sebagai agen perubahan, sebagai motor penggerak dan sebagai kontrol sosial.
“Pemuda adalah harapan bangsa. Melalui pelatihan ini, kami berharap pemuda-pemuda Lotim dapat menjadi motor penggerak pembangunan di daerah,” ujarnya Mustofa.
Kata dia, peran pemuda sangat penting bagi pembangunan daerah.
Untuk itu melalui pelatihan dengan materi yang dinilai cukup menarik itu dapat membangun karakter pemimpin yang visioner, inspiratif, dan mampu membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah bahkan bagi Indonesia.
Materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut mulai dari peningkatan Peran OKP dalam menciptakan kedamaian dan keharmonisan.
Peran aktif pemuda dalam mendukung sinergi OKP dengan pemerintah, baik dalam program pembangunan maupun kemasyarakatan.
“Salah satu contoh yang sangat kami rasakan ialah pada saat Pilkada 2024 lalu. Jika pemerintah tidak berkoordinasi dengan OKP dan organisasi kepemudaan yang lain. Mungkin Pilkada kita tidak bisa berjalan dengan baik, akan dan lancar,” tandasnya. (Par/r13)
Editor : Kimda Farida