LombokPost-Rumah seorang wanita lanjut usia (lansia) Rumiah 70 tahun warga Dusun Dalem Lauk, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur (Lotim) roboh setelah diguyur hujan lebat Sabtu, 25 Januari lalu. “Saya sedang duduk di dalam rumah sendiri. Saat itu lagi hujan lebat. Tiba-tiba rumahnya roboh,” terang Rumiah, Rabu (29/1).
Diceritakan, mendengar suara tembok rumah yang roboh, ia merasa kaget dan langsung berlari ke luar sambil meminta pertolongan warga terdekat. Kerusakan terjadi pada bagian tembok . “Barang lain tidak ada yang rusak, hanya tembok saja. Saya juga selamat,” katanya.
Di rumah tersebut Rumiah tinggal seorang diri setelah ditinggal mati beberapa tahun lalu oleh sang suami. Melihat kondisi rumahnya yang ambruk. Rumiah hanya bisa pasrah kondisi yang menimpanya. Dirinya berharap, ia bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk merenovasi rumah satu-satunya itu.
Mengingat tidak ada lagi rumah yang bisa ditempati. Untuk sementara waktu ia mengungsi di kios milik menantunya, yang tidak jauh dari rumahnya. “Mudah-mudahan ada bantuan perbaikan dari pemerintah atau orang-orang baik lainnya, supaya bisa tidur lagi di rumah sendiri,” harapannya.
Kepala Desa Lendang Nangka Lalu M Isnaini menyampaikan bahwa kondisi rumah nenek Rumiah memang sudah lapuk karena termakan usia. Terlebih rumah itu terbuat dari bata mentah. Sehingga rumah sangat rentan roboh. “Memang rumah itu sudah sangat tua, sehingga begitu hujan lebat tembok rumahnya langsung ambruk,” terang Isnaini.
Sebelumnya, Pemdes Lendang Nangka telah merencanakan merenovasi rumah tersebut melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2025 ini. Namun keburu rusak di terjang hujan lebat.
Rumah itu saat ini telah ditangani oleh Pemdes Lendang Nangka untuk dibangun dari awal. Proses pembongkaran juga sudah dimulai. Bahkan sejumlah bahan-bahan juga sudah didatangkan. “Sudah kita mulai sejak kemarin. Kita akan bangun dari awal karena kondisi rumah memang sudah sangat memprihatinkan, ” tutupnya. (par/r6)
Editor : Redaksi Lombok Post