LombokPost-Seorang anak laki-laki bernama Ramdani Akbar, 9 tahun asal Dusun Sepolong, Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Lombok Timur (Lotim) hanyut terbawa arus sungai keramba di Desa Loyok, saat sedang mandi bersama teman-temannya.
"Menurut keterangan Azhari, kakak korban. Ramdani saat itu sedang mandi di sungai bersama dirinya dan dua temannya. Namun tiba-tiba korban terbawa arus sungai," beber Kasi Humas Polres Lotim, AKP Nicolas Oesman, Kamis (20/3).
Kakak korban sempat mengejar korban. Namun tidak berhasil. Kemudian meminta bantuan kepada sekitar untuk mencari korban. Setelah sekitar menyusuri sungai, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan terjepit di antara bebatuan.
Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan lemas. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah diperiksa oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia sekitar 2-3 jam sebelumnya.
“Korban mengalami luka robek di bagian kepala akibat benturan dengan batu,” imbuh Nicolas.
Baca Juga: Persaingan Ketat, SMAN 3 Mataram Mulai Tahun ini Bina Siswa Eligible agar Lulus SNBP
Nicolas berharap kejadian tersebut menjadi peringatan bagi warga sekitar untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai yang memiliki arus deras. Ia juga meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bahaya di sekitar. Mengingat cuaca sata ini tidak menentu. (par)
Editor : Akbar Sirinawa