Ikatan Alumni Santri Al Badriyah (Iktasaba) Desa Rarang, Kecamatan Terara membagikan ribuan paket sayur kepada masyarakat. Apa gerangan, berikut ceritanya.
----------------------------------------
Puluhan wanita tampak semringah menenteng keresek berisikan sayur. Satu keresek diisi 5-6 jenis sayur segar. Sementara beberapa lainnya terlihat masih menunggu di meja penukaran kupon untuk mendapatkan bingkisan.
Ya, ini bukanlah situasi dipasar. Melainkan dalam sebuah acara. Kali ini, alumni Pondok Pesantren Al Badriyah (Iktasaba) Desa Rarang, Kecamatan Terara tengah berbagi kepada masyarakat. Yakni dengan berbagi bingkisan yang berisi berbagai jenis sayur-mayur.
”Jumlah paket sayur-mayur yang kita bagikan sebanyak 3.000 bungkus. Masyarakat akan membawa kupon yang sudah dibagikan panitia, kemudian ditukar dengan sayuran,” terang Lalu Suandi, ketua Panitia Reuni Akbar dan Halalbihalal Iktasaba, Desa Rarang, Senin (28/4).
Isinya sayur kol, terong, kacang panjang, timun, wortel, buncis, dan beberapa sayuran lainnya. Pembagian paket sayur ini merupakan yang pertama kali dilakukan.
Dipilihnya sayuran dibandingkan dengan sembako demi menyerap hasil panen para petani sayur di desa Rarang.
Terlebih saat ini harga sayur di pasaran tergolong cukup murah, sementara hasil panen petani cukup melimpah.
”Jadi ini menjadi salah satu cara kami, untuk membantu petani di desa Rarang. Sehingga semua hasil panen petani bisa terserap. Semuanya kita serap dari masyarakat dan akan kembali lagi ke masyarakat,” imbuhnya.
Pembagian sayur kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat pada makanan sehat dan kaya akan vitamin.
Keunikan lainnya, pada acara tersebut para alumni juga mengadakan bazar UMKM.
Di mana UMKM tersebut merupakan pedagang dari Desa Rarang yang berjualan di Pasar Senja dan Car Free day (CFD) Desa Rarang.
”Ini juga menjadi cara kami untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Jumlah UMKM yang kita libatkan sebanyak 34,” katanya.
Kegiatan sosial lainnya yang dilakukan ialah pengobatan gratis, donor darah, pasar murah, dan pembuat Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Diskop dan UMKM Lombok Timur, Bulog Lotim, RSUD dr Soedjono Selong.
Acara ini bukan sebatas reuni antar alumni Al Badriyah.
Namun juga untuk membantu masyarakat dan menghidupkan perekonomian sekitar.
Termasuk mendekatkan pelayanan pembuatan NIB bagi pelaku UMKM.
”Pelaku UMKM di desa Rarang ini cukup banyak. Melalui acara ini pelaku UMKM kita bisa membuat NIB secara gratis dan cepat. Sehingga ini akan sangat membantu para pelaku untuk mendapatkan legalitas usaha mereka masing-masing,” katanya.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Badriyah H Lalu Baihaqi Tahir menyampaikan, reuni ini sebagai ajang untuk memperkuat silaturahmi.
Juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa alumni tetap berperan dan memberikan manfaat.
”Alumni Al-Badriyah ini ibarat buah matang yang siap dipanen, kemudian memberikan manfaat bagi orang banyak,” ujarnya.
Pembagian sayur gratis diakui cukup menarik perhatian masyarakat.
Hal itu terlihat dari paket sayuran sebanyak 3.000 ludes dalam waktu singkat, bahkan panitia kembali menambah paket sayur-sayuran.
”Mudah-mudahan para alumni Al Badriyah terus menebarkan kebaikan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Supardi/r6)
Editor : Prihadi Zoldic