LombokPost-Seorang bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di toilet Puskesmas Selong, Lombok Timur.
Bayi malang tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang pengunjung yang hendak berobat di Puskesmas.
“Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 20.30 Wita, Kamis (1/5). Posisi toiletnya di samping ruang jaga perawat IGD Puskesmas Selong,” terang Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Osman, Jumat (2/5).
Penemuan bayi tersebut bermula ketika salah seorang warga Kelurahan Kembang Sari, datang ke Puskesmas Selong untuk mengobati istrinya yang sedang sakit.
Baca Juga: XLSMART Perluas dan Perkuat Layanan di Jatim, Bali, NTB, dan NTT
Tapi saat menunggu di ruang IGD, istrinya yang saat itu duduk di dekat toilet, tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi dari dalam toilet.
Kemudian mengecek kamar mandi, dan menemukan seorang bayi tanpa diututupi sehelai kain pun di sebelah kloset dengan posisi terlentang.
“Setelah mencari sumber tangisan itu, warga tersebut mengecek kamar mandi dan menemukan bayi perempuan tanpa busana, dengan kepala menghadap ke barat,” imbuhnya.
Berdasarkan keterangan petugas Puskesmas Selong yang saat itu sedang piket siang, sebelumnya sempat mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 15.00 Wita.
Namun ia mengira tangisan tersebut berasal dari bayi yang baru lahir dari ruang persalinan. Mengingat jarak ruang bersalin dengan toilet berdekatan.
Setalah dilakukan pemeriksaan, bayi tersebut memilik berat 2,2 kilogram dan panjang 47 cm.
Diperkirakan baru berumur 2-3 hari berdasarkan kondisi bayi saat ditemukan dengan tali pusar yang masih panjang.
Baca Juga: 384 Jamaah Haji Lombok Barat Kloter Pertama Bertolak Dini Hari Ini, Didominasi Lansia
Bayi malang ini juga diduga tidak dilahirkan di fasilitas kesehatan.
“Toilet tempat ditemukannya bayi itu diperuntukkan bagi pasien dan umum. Sedangkan pada saat kejadian merupakan hari libur, sehingga ada petugas yang piket dan dua orang pasien. Bayi itu kemudian di rujuk ke RSUD Soedjono untuk perawatan lebih lanjut,” katanya.
Diperkirakan bayi tersebut sudah lama berada di dalam toilet.
Setelah mendapatkan perawatan, kondisi bayi saat ini sudah normal. (par)
Editor : Kimda Farida