Pelepasan dilakukan di halaman kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim.
“Kami sangat mengapresiasi langkah tepat yang diambil oleh anak-anak muda kita yang mau ke luar negeri,” ujar Bupati Lotim H Haerul Warisin, Jumat (16/5).
Dia juga mengaku senang dengan keberanian masyarakat Lotim khususnya anak muda yang mau mencari rezeki atau magang ke negeri orang.
Menurutnya, untuk sampai ke luar negeri merupakan hal yang tidak gampang dan membutuhkan mental yang besar. Namun mereka cukup berani dan cukup semangat.
Diharapkan semua proses pemberangkatan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Semua peserta magang diharapkan telah mendapat jaminan sosial atau jaminan kecelakaan kerja dari agen yang menyelenggarakan.
“Kita harap jaminan kesehatan, maupun asuransi mereka sudah diurus oleh agen yang memberangkatkan mereka. Karena itu sangat penting sekali,” ujarnya.
“Tetap jaga sopan santun di negara orang, pahami semua budaya mereka di sana,” katanya lagi.
Selain itu, ia juga berharap para peserta magang dapat menjaga disiplin kerja. Terlebih Jepang sangat terkenal dengan kedisiplinan bekerja.
“Kita harap pemuda-pemuda kita yang akan berangkat ini lebih disiplin dalam bekerja dan bekerja keras,” katanya.
Ia juga berharap agar peserta magang dapat mengingatkan keluarga masing-masing untuk mengelola keuangan dengan baik.
Keluarga juga diharapkan dapat memberikan dukungan dan doa.
Direktur Kaizen Training Center NTB Sukri menyampaikan peluang kerja terbuka luas di Jepang.
Bahkan, Jepang menargetkan 150 orang dari Lotim dapat diberangkatkan ke Jepang setiap enam bulan sekali.
Untuk itu ia berharap Pemkab Lotim bersama masyarakat dapat menjawab tantangan tersebut.
“1.500 orang, perusahaan siap menerima melalui kerja sama dengan Kementerian tenaga kerja,” tutupnya. (par/r6)
Editor : Jelo Sangaji