LombokPost - Berbagai ajang internasional silih berganti terselenggara di Pulau Lombok, NTB. Salah satu yang paling baru adalah Rinjani 100 tahun 2025.
Ajang Rinjani 100 tahun 2025 ini menjadi momen istimewa bagi dunia olahraga lari lintas alam. Karena ini merupakan sebuah event trail running berskala internasional yang berlangsung di kawasan Gunung Rinjani.
"Dan untuk ketiga kalinya, Unit SAR Lombok Timur kembali dipercaya sebagai bagian dari tim pendukung dalam memastikan keselamatan dan kelancaran kegiatan ini," demikian keterangan tertulis akun IG unit Sar Lombok Timur (Lotim).
Event Rinjani 100 bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga menjadi ajang promosi pariwisata, budaya, dan kekayaan alam Indonesia kepada dunia. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh pelari-pelari tangguh dari 46 negara yang menantang diri mereka menaklukkan medan ekstrem dengan berbagai kategori lomba.
Mulai dari 27 KM, 36 KM, 60 KM, 100 KM, hingga kategori terberat sejauh 162 KM. Dalam mendukung kegiatan ini, Unit SAR Lombok Timur (Lotim) mengerahkan total 34 personel yang disebar di beberapa titik strategis jalur lomba.
Rinciannya, sebanyak 20 personel ditempatkan di Pos Pelawangan Sembalun, 6 personel di Pos Danau Segara Anak, serta 8 personel lainnya bersiaga di Bukit 3. Dengan dukungan 2 unit kendaraan pasukan dan 1 unit ambulans untuk keperluan evakuasi darurat dan penanganan medis cepat dalam Event Rinjani 100 itu.
Sebagai satuan penyelamat, kehadiran Unit SAR Lombok Timur (Lotim) sangat vital dalam memberikan bantuan medis, evakuasi, serta pengamanan di titik-titik rawan selama perlombaan berlangsung. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga internasional, sekaligus menjunjung tinggi aspek keselamatan dan kemanusiaan.
"Melalui keterlibatan ini, Unit SAR Lombok Timur berharap dapat terus memberikan kontribusi positif. Tidak hanya bagi suksesnya Rinjani 100, tetapi juga bagi citra Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga alam yang profesional, aman, dan berkelas dunia," demikian diterangkan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic