Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Uniknya Cara Siswa SMPN 1 Selong Berkreasi, Sulap Tembok Kumuh Jadi Karya Seni dan Gelar Pameran Lukisan

nur cahaya • Kamis, 29 Mei 2025 | 11:41 WIB

 

KERJA SAMA: Sejumlah siswa-siswi SMPN 1 Selong membuat mural di tembok keliling sekolah, Selasa (27/5).
KERJA SAMA: Sejumlah siswa-siswi SMPN 1 Selong membuat mural di tembok keliling sekolah, Selasa (27/5).

Setelah belajar teori di dalam kelas selama dua semester materi seni budaya, siswa kelas IX SMPN 1 Selong mengimplementasikannya di luar kelas.

Mereka menyulap tembok keliling sekolah yang sebelumnya terlihat kumuh menjadi karya seni mural yang sangat bagus.

Beberapa hari terakhir ini puluhan siswa terlihat membersihkan dan mencoret-coret tembok keliling sekolah dengan berbagi cat warna.

Masing-masing kelompok terlihat menggambar di beberapa blok tembok dengan karya dan ide masing-masing.

Hari itu siswa-siswi kelas VII SMPN 1 Selong tengah mengaplikasikan menteri yang telah mereka dapatkan di kelas selama dua semester ini.

Materi yang akan di implementasikan ialah materi seni budaya dengan tema berkarya seni untuk perubahan.

Guru mata pelajaran seni budaya SMPN 1 Selong Maimanah Amini menyampaikan bahwa pembuatan mural ini untuk mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan siswa selama dua semester.

Pemilihan tembok keliling sebagai media menggambar, selain untuk menghemat biaya juga untuk menjadikan tembok keliling yang sebelumnya kumuh, jadi lebih indah.

“Yang praktik melukis atau membuat mural ini hanya kelas VII saja. Kenapa kami memilih tembok sebagai media lukis, kebetulan materi kelas VII seni budaya ialah berkarya seni untuk perubahan. Jadi materinya itu biar ada nuansa yang berbeda. Karena selama ini mereka hanya praktik menggunakan kertas saja,” ungkap perempuan yang akrab disapa ibu Anah itu, Selasa (27/5).

Sebelumnya siswa juga menggambar di media lain, seperti sandal jepit, totebag, kayu, besi dan kanvas.

Mural yang dibuat berbagai macam, tergantung keinginan dan kesenangan masing-masing kelompok.

Mulai dari gambar pahlawan, alam, planet, tumbuh-tumbuhan, bunga dan gambar-gambar lainnya.

Kegiatan ini sekaligus sebagai langkah untuk menggali potensi dan bakat siswa di bidang seni.

“Banyak siswa-siswi kami yang berbakat di bidang seni lukis, bahkan beberapa kali kita berhasil mendapatkan juara satu untuk lomba seni lukis,” ungkapnya.

Disebutkan, jumlah kelas VII sebanyak 11 kelas.

Satu kelas akan mendapatkan empat petak tembok keliling untuk dikreasikan atau dibuat mural.

Semua siswa-siswi harus terlibat dalam pembuatan mural.

Melalui kegiatan ini, materi pembelajaran lebih mudah di tangkap oleh siswa.

Bahkan siswa lebih senang dan tidak jenuh belajar.

Photo
Photo

“Kalau semester satu mereka menggambar di kelas menggunakan kertas, tapi kalau semester dua kita usahakan di luar kelas di tempat terbuka supaya mereka tidak mudah bosan,” ungkapnya.

Bahkan untuk ujian semester dua materi seni budaya akan dilakukan di luar kelas langsung.

Melalui kegiatan ini pihak sekolah juga ingin menanamkan pendidikan moral.

Dan memperluas wawasan siswa terhadap karya seni.

Karya seni bisa dilakukan di mana saja tidak harus di dalam kelas.

Untuk pembelajaran kelas VIII dan IX materi seni akan diimplementasikan dengan melukis langsung layaknya seniman.

Namun menggunakan bahan-bahan yang bisa dimanfaatkan lagi seperti totebag dan mengadakan pameran lukisan.

“Kalau kelas VIII dan IX buat pameran langsung. Kalau mural di tembok ini khusus kelas VII,” katanya.

Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan SMPN 1 Selong Masnur menyampaikan pembuatan mural ini merupakan salah satu program sekolah, yang sangat disambut antusias siswa.

Selain membuat pemandangan lebih indah juga menjadi langkah untuk meningkatkan minat bakat para siswa.

“Sekolah siap mendukung penuh kegiatan-kegiatan seperti ini,” katanya.

Tidak hanya mata pelajaran seni budaya. Namun mata pelajaran lain juga banyak dilakukan di luar, seperti melihat langsung pengolahan sampah di TPST dan TPA Ijo Balit kemudian melakukan pembersihan di pantai, menyesuaikan materi.

Photo
Photo

Diharapkan melalui kegiatan-kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dan semakin berprestasi.

Serta bisa menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Anak-anak ini banyak yang berbakat, baik dari bidang pencak silat, olahraga, seni tari musik dan seni lukis. Jadi sangat sayang jika tidak kita berikan ruang kepada anak-anak kita untuk mereka mengasah bakat yang mereka miliki ini,” tutupnya. (SUPARDI/r6)

Editor : Kimda Farida
#karya seni #lukisan #budaya #Selong #mural