LombokPost - Sebanyak 129.438 masyarakat miskin di Lombok Timur (Lotim) akan kembali menerima bantuan pangan dari perintah, yang akan disalurkan melalui Badan Urusan Logistik (Bulog).
“Surat Keputusan (SK) dari pusat sudah keluar pada tanggal 4 Juli lalu, dan sudah diterima oleh Bulog. Karena sekarang harga beras lagi naik,” terang Wakil Bupati Lotim H Mohammad Edwin Hadiwijaya, Minggu (13/7).
Data penerima bantuan dikeluarkan langsung oleh pemerintah pusat melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Bantuan akan disalurkan pada pertengahan bulan Juli ini, untuk alokasi bulan Juni-Juli.
Masing-masing penerima, akan mendapatkan 10 kilogram beras. Pihaknya juga telah melihat kesiapan stok dan Bulog Lotim untuk penyaluran Bantuan tersebut. Untuk memastikan kelancaran penyaluran.
“Beberapa hari lalu saya sudah turun mengecek langsung kesiapan Bulog untuk penyaluran, dan Insyaallah tidak ada kendala. Mudah-mudahan Minggu ini bisa disalurkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Lotim Supermansah menyampaikan Bulog Lotim sudah siap untuk menyalurkan bantuan pangan tersebut. Penyaluran bantuan itu direncanakan minggu ketiga dan keempat bulan ini, untuk alokasi Juni dan Juli 2025.
“Bantuan ini menyasar sebanyak 129.438 penerima manfaat. Jumlah penerima ini berkurang dari tahun sebelumnya yang mencapai 155 ribu lebih,” katanya.
Bulan ini, masing-masing penerima akan mendapatkan 20 kilogram beras untuk dua bulan. Bantuan ini merupakan bagian dari program bantuan pangan yang dilaksanakan pada tahun 2024 lalu.
Tujuan program ini untuk meringankan beban masyarakat, terutama di tengah tekanan ekonomi. Data penerima dari DTSEN dan petunjuk dari Pemda Lotim.
“Untuk penyalurannya kita akan berkoordinasi dengan kecamatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Sosial, agar penyaluran tepat sasaran dan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Untuk dua bulan ini, Bulog Lotim akan menyalurkan sebanyak 2.588 ton beras. Dengan jumlah per bulan yang disalurkan sebanyak 1.294,38 ton. (par/r6)
Editor : Prihadi Zoldic