Lombok Post-Kawasan Ekas di Kecamatan Jerowaru akan mendapat kucuran dana Rp 22 miliar dari pemerintah pusat tahun ini. Anggaran yang bersumber dari APBN itu dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pendukung sektor perikanan dan aktivitas nelayan di kawasan Teluk Ekas.
“Bantuan ini dalam bentuk pembangunan sejumlah sarana pendukung aktivitas nelayan dan sektor perikanan di kawasan Ekas,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Rabu (30/7).
Ia mengatakan, proyek ini sepenuhnya dibiayai dan dilelang pemerintah pusat, dan pelaksanaannya dilakukan langsung di L ombok Timur. Lokasinya dipusatkan di kawasan Ekas untuk mendukung pengembangan sektor perikanan.
Salah satu bantuan yang akan dibangun adalah infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas pendukung lainnya yang berhubungan langsung dengan kegiatan perikanan.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir di Ekas,” terangnya.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mendukung penguatan sektor kelautan dan perikanan di daerah melalui pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan nelayan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perikanan di Lombok Timur dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di Ekas.
“Ekas memiliki sumber daya yang sangat bagus. Ikan-ikan terutama udangannya banyak dikirim ke luar negeri,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua Surf Club Ekas Irawan menyampaikan bahwa potensi yang dimiliki Ekas sangat besar. Selain dikenal sebagai destinasi wisata, kawasan ini juga memiliki hasil laut unggulan seperti lobster, udang, dan berbagai jenis ikan. Bahkan, produk perikanan dari Teluk Ekas telah diekspor ke sejumlah negara, termasuk Amerika.
“Ekas ini memiliki potensi yang cukup banyak. Selain surfing dan snorkeling. Udang-udang dari Ekas juga sering dikirim ke Amerika. Lobster di sini (Ekas) besarbesar,” katanya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic