Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tak Penuhi Syarat, Ribuan UMKM di Lombok Timur Gagal Dapat Bantuan Modal Usaha

Supardi/Bapak Qila • Jumat, 8 Agustus 2025 | 11:47 WIB
M Hirsan
M Hirsan

LombokPost - Lebih dari 5.000 pelaku UMKM di Lombok Timur gagal mendapatkan bantuan modal usaha.

Ribuan nama tereliminasi karena tak mampu memenuhi persyaratan hingga batas waktu yang ditentukan.

“Setelah kami melakukan verifikasi, masih banyak pelaku UMKM yang belum melengkapi persyaratan,” terang Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Diskop Lotim M Hirsan,kemarin.

Diskop Lotim sebelumnya telah turun langsung ke rumah pelaku UMKM untuk mengingatkan agar segera melengkapi berkas.

Namun hingga batas waktu berakhir, banyak yang belum memenuhi persyaratan, seperti nomor rekening dan dokumen usaha, sehingga dinyatakan gugur dalam proses input data.

“Yang kami verifikasi adalah yang benar-benar valid,” katanya.

Proses verifikasi ditargetkan selesai akhir Agustus.

Sementara pencairan bantuan direncanakan pada September atau awal Oktober. Saat ini verifikasi lapangan sudah dilakukan di tujuh kecamatan.

Ditegaskan, dari hasil verifikasi, tidak ditemukan UMKM fiktif.

Semua pelaku yang mengajukan bantuan benar-benar memiliki usaha. Seluruh UMKM juga sudah tercatat by name by address, lengkap dengan dokumentasi foto usaha.

“Tidak ada ditemukan UMKM yang memiliki usaha fiktif, kami pastikan itu, karena tim kami telah melakukan verifikasi,” katanya.

Bantuan modal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM. Diharapkan, bantuan tersebut dapat mendorong pedagang kecil di Lotim untuk mengembangkan usahanya.

Terkait kelanjutan program, pihaknya belum dapat memastikan apakah bantuan ini akan berlanjut pada 2026. Namun, pelatihan rutin tetap akan diberikan untuk mendukung pengembangan UMKM.

“Sebelum pencairan ini ada tahapan seleksi yang dilalui, mulai dari verifikasi lapangan apakah benar mempunyai usaha atau tidak, selanjutnya akan ada pembuatan SK penetapan penerima bantuan dan besarannya yang akan ditetapkan oleh bupati,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Lotim Haerul Warisin menambahkan, Pemkab Lotim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk bantuan modal usaha bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM di Lotim.

Ia meminta agar bantuan modal itu benarbenar dimanfaatkan untuk usaha, bukan untuk kebutuhan sehari-hari atau membayar utang.

Kebutuhan sehari-hari seharusnya dipenuhi dari hasil keuntungan usaha yang dikembangkan lewat bantuan tersebut.

Bantuan ini diberikan secara cuma-cuma dengan nominal bervariasi. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang kecil.

“Bantuan modal ini kami harapkan dapat menurunkan angka kemiskinan di Lotim,” katanya.

Editor : Kimda Farida
#UMKM #Lotim #Diskop