Lombok Post--Bulog Lombok Timur (Lotim) menggandeng Pondok Pesantren Al-Kautsar Algontory, Kecamatan Aikmel, untuk menyalurkan beras SPHP dan bahan pokok lainnya. Kerja sama ini diharapkan mempermudah santri dan masyarakat sekitar mendapatkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
"Selain beras SPHP kami juga menyiapkan produk-produk yang lain, mulai dari beras premium, gula, dan minyak, ini untuk mempermudah Ponpes mendapatkan bahan pokok," terang Kepala Bulog Lotim Supermansah, Selasa (26/8).
Dengan adanya kerja sama ini, Ponpes dan masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke pasar dengan harga yang relatif lebih mahal. Langkah ini juga untuk menjamin pangan yang dikonsumsi santri tetap berkualitas.
“Semoga dengan adanya kerja sama ini, bisa membantu santri dan jamaah dalam memperoleh beras murah dan berkualitas,” katanya.
Kerja sama Bulog dengan Ponpes ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Ke depan, pihaknya berencana menggandeng ponpes lain agar juga bisa mendapatkan pangan lebih murah dan berkualitas.
Bulog Lotim siap memenuhi kebutuhan bahan pokok Ponpes. HET beras SPHP ditetapkan Rp 12.500 per kilogram. Selain untuk kebutuhan Ponpes, beras tersebut juga bisa dijual kepada masyarakat sekitar atau jamaah Ponpes.
"Iya selain untuk pemenuhan pangan di Ponpes sendiri, mereka juga bisa menjual ke masyarakat. Itu juga nanti bisa menjadi pendapatan bagi Ponpes. Tapi dengan harga jual tidak boleh melebihi HET," katanya.
Selain menggandeng Ponpes, Bulog Lotim juga terus menggelar pasar murah di desa-desa. Per hari ada sekitar 3-4 titik lokasi pasar murah. Untuk distribusi beras SPHP, Bulog juga bekerja sama dengan sejumlah RPK di pasar tradisional.
Langkah ini diharapkan mampu menstabilkan harga beras yang saat ini masih berada di kisaran Rp 13.000-Rp 13.500 per kilogram. Untuk mendukung upaya itu, Bulog juga menggandeng TNI-Polri.
"Sekarang sudah agak turun harga beras di pasaran. Tapi kami harap dengan upaya pendistribusian beras SPHP ini harga beras di pasar tidak melebihi HET. Kenaikan ini sebenarnya wajar terjadi karena sekarang bukan waktu panen," katanya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-Kautsar Algontory Muhammad Noor menilai, kerja sama ini sangat penting untuk mempermudah Ponpes mendapatkan bahan pokok bagi kebutuhan santri.
“Selain mudah didapatkan, harga yang ditawarkan juga sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi. Ini sangat membantu kami secara ekonomis dalam memenuhi kebutuhan pangan santri,” ungkapnya.
Sinergi Bulog Lotim dan Ponpes Al-Kautsar Algontory diharapkan membuat distribusi pangan murah dan berkualitas lebih lancar dan merata. Kerja sama ini juga dinilai sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Ponpes dan masyarakat. (par/r7)
Editor : Redaksi Lombok Post