LombokPost - Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur di bawah kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin resmi melakukan perombakan besar-besaran di jajaran birokrasinya.
Sebanyak 170 pejabat baru dilantik secara serentak dalam sebuah upacara yang digelar pada Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Pendopo Bupati Lombok Timur.
Langkah strategis ini mencakup rotasi dan promosi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki posisi administrator dan pengawas.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/1684/KPSDM/2025, yang mengatur tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Administrator (Eselon III) serta Jabatan Pengawas (Eselon IV).
Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 119 orang menempati jabatan Administrator, sedangkan 51 orang sisanya mengisi posisi Pengawas.
Keputusan ini menunjukkan komitmen Bupati untuk melakukan penyegaran struktural demi mengoptimalkan kinerja dan akuntabilitas pemerintahan daerah.
Rotasi Pejabat dan Perubahan Posisi Kunci
Perombakan yang dilakukan oleh Bupati Haerul Warisin ini menyentuh berbagai sektor penting, mulai dari layanan kesehatan, perencanaan, hingga administrasi kewilayahan.
Beberapa pejabat kunci yang mengalami mutasi dan promosi antara lain:
Pergantian terjadi di sektor kesehatan, di mana Musdikin, S.Kep., Ns., yang semula menjabat sebagai Kepala Puskesmas Karang Baru, kini menempati posisi baru sebagai Kepala UPTD DP3AKB Suela.
Penyegaran juga dialami oleh L. Aang Junaedi, S.Kep., Ns., yang berpindah dari jabatan Kepala Puskesmas Masbagik Baru ke Kasubbag TU DP3AKB Jerowaru, serta Meidinaam Insya, S.Kep., dari Kepala Puskesmas Kotaraja menjadi Kasubbag TU DP3AKB Montong Gading.
Dalam ranah perencanaan dan pengawasan, terjadi perpindahan fungsional seperti Quratul Aini, S.Sos., yang naik dari Kasubbag Umum Inspektorat menjadi Kasubbag Umum Bappeda.
Selain itu, Heri Martadi, S.Adm., dirotasi dari Pengawas Pemerintahan Inspektorat menjadi Kasubbag Administrasi Inspektorat.
Di tingkat kewilayahan, pergeseran signifikan dialami oleh Ziat Wijaya, S.Sos., dari Lurah Suryawangi menjadi Kasi Pemberdayaan Kelurahan Ijobalit, sementara Dedi Khaerudin, S.AP., yang sebelumnya Pengolah Data di Disdukcapil, kini menjabat Kasi Pemerintahan Kecamatan Selong.
Rotasi turut melibatkan ahli fungsional, seperti Ismail Marzuki, S.Pt., yang dipindahkan dari Kepala UPT Puskeswan Sikur menjadi Kasi Pemberdayaan Kelurahan Selong, dan Asmuni, S.Pt., yang diangkat sebagai Kepala UPTD Puskeswan Sikur.
Pelantikan 170 pejabat ini diharapkan dapat membawa semangat baru, meningkatkan efisiensi birokrasi, dan memastikan bahwa setiap posisi diisi oleh individu yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lombok Timur.
Seluruh jajaran yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dan bekerja keras untuk mewujudkan visi pembangunan daerah.***
Editor : Fratama P.