Lombokpost-Baznas Republik Indonesia menyatakan siap mendukung percepatan penurunan kemiskinan di Lombok Timur (Lotim). Dukungan itu diberikan setelah melihat upaya Pemkab Lotim yang dinilai aktif mencari solusi hingga ke pemerintah pusat.
"Kemiskinan ini naik turun, tetapi apa yang dilakukan Bupati Lotim dalam rangka percepatan penurunan angka kemiskinan sangat luar biasa sekali, kami sangat mengapresiasi itu," terang Ketua Baznas RI Prof Noor Achmad saat kunjungan kerja ke Lotim, Kamis (11/12).
Ia melihat Bupati Lotim sejauh ini sangat aktif mencari bantuan ke pemerintah pusat dalam mengentaskan kemiskinan. Karena itu, Baznas RI mendukung upaya Pemkab Lotim dalam percepatan penurunan kemiskinan.
Kata Noor, potensi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di Lotim dinilai cukup besar jika dikelola dengan baik karena jumlah pegawai, perusahaan, dan penduduk di Lotim cukup banyak. Baznas Lotim bisa mengumpulkan ZIS sebesar Rp 20 miliar.
"Mudah-mudahan itu bisa terpenuhi dan melampaui. Karena di Lotim ini banyak perusahaan besar yang bisa diajak kerja sama," katanya.
Selain itu, Noor juga mempersilakan Pemkab Lotim mengajukan ke Baznas pusat jika ada program yang perlu diajukan, misalnya pembangunan rumah layak huni. "Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari Baznas, kemiskinan ekstrem di Lotim bisa kembali turun," tutup Noor.
Bupati Lotim Haerul Warisin menyampaikan, luas wilayah Lotim sekitar sepertiga Pulau Lombok. Jumlah penduduknya pun tertinggi di NTB, mendekati 1,5 juta jiwa. Kondisi ini menjadikan angka kemiskinan di Lotim berada pada posisi nomor 1 untuk NTB.
"Jumlah kemiskinan kita memang paling banyak. Tetapi, Alhamdulillah tahun 2024 angka kemiskinan kita turun, walaupun hanya 0,89 persen saja," ungkapnya.
Dengan sejumlah upaya yang dilakukan pemkab tahun ini, bupati optimis jumlah orang miskin akan kembali berkurang. Apalagi ditunjang dengan program dari pemerintah pusat berupa makan bergizi gratis, yang sudah banyak menyerap tenaga kerja baru.
"Ibu-ibu rumah tangga yang sebelumnya hanya diam di rumah sekarang mereka sudah punya penghasilan tetap dari MBG. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat kita," katanya. (par/r7)
Editor : Redaksi Lombok Post