Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

960 Pramuka NTB Berkumpul di Lemor, Gubernur Iqbal Ingatkan Ancaman AI bagi Generasi Muda

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 18 Desember 2025 | 21:43 WIB

 

Gubernur NTB saat membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Provisi NTB, yang diselenggarakan di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela  Lombok Timur (Lotim)
Gubernur NTB saat membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Provisi NTB, yang diselenggarakan di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela Lombok Timur (Lotim)

Lombokpost - Sebanyak 960 peserta dari seluruh kabupaten/kota di NTB, mengikuti Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Provisi NTB di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela, Lombok Timur (Lotim,) yang mengangkat tema Kolaborasi, Unggul, Andal, dan Takwa. 

Gubernur NTB selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Lalu Muhamad Iqbal bertindak menekankan Jambore bukan sekadar ajang berkemah, melainkan momentum untuk mengenal kekayaan identitas NTB.

"Inilah kesempatan untuk saling mengenal antara Sasak, Samawa, dan Mbojo. Gunakan modal sosial ini untuk mengenal betapa kayanya NTB dengan karakter, alam, dan budayanya," ujarnya, Kamis (18/12).

Baca Juga: Bupati Lotim Buka Jambore PKK 2025, Tegaskan Peran Kader Tekan Inflasi dan Wujudkan Lotim Smart

Gubernur juga memberikan pesan mendalam mengenai tantangan generasi muda di masa depan. Ia mengungkapkan kekhawatiran terhadap dominasi Artificial Intelligence (AI) yang mulai mengikis sisi sosial manusia.

"Saat kalian besar nanti, pesaing kalian bukan lagi manusia, tetapi AI. Namun, satu hal yang tidak akan pernah dimiliki AI adalah kemampuan sosial dan kepekaan lingkungan," tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti fenomena generasi muda saat ini yang terlalu sibuk dengan kursus dan sekolah hingga kehilangan waktu bergaul. Oleh karena itu, Pramuka hadir sebagai ruang bagi anak-anak untuk kembali menjadi mahluk sosial yang berinteraksi dengan sesama, bukan dengan mesin.

Kegiatan Jamda XI sengaja diselenggarakan di alam terbuka agar peserta lebih mencintai lingkungan. Mengingat belakangan banyaknya bencana alam yang terjadi.

"Tugas kalian adalah menyelamatkan lingkungan inilingkungan ini. Gunakan kesempatan ini untuk menjalin jejaring sosial agar kalian mampu tegak berdiri dan memimpin di masa depan," pungkasnya.

Ia menginstruksikan agar Gerakan Pramuka direvitalisasi dan menjadi kegiatan utama di seluruh sekolah di Provinsi NTB.

 Baca Juga: MI Al-Madaniyah Mataram Raih Juara Umum Pesco IV Pramuka UIN Mataram 2025

Sementara itu Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya merasa bangga atas terpilihnya Lotim sebagai tuan rumah Jamda ke-XI. Ia juga mengapresiasi kehadiran perwakilan dari 10 kabupaten/kota se-NTB yang berkumpul di lokasi kegiatan.

"Kami berharap kawasan Kebun Raya Lemor yang menjadi lokasi upacara ini dapat tertata dengan lebih maksimal," katanya. 

Menurutnya, penataan yang baik akan membuka peluang bagi Lotim untuk tidak hanya menyelenggarakan event tingkat provinsi, tetapi juga siap menyambut ajang berskala nasional di masa mendatang. 

Baca Juga: Jambore TBA Baru Dua Kali Digelar Yang Hidupkan Spirit Literasi Qurani dan Pemberdayaan Umat, Bupati KSB Buka Jambore Tuntas Baca Alquran 2025

Dalam kesempatan itu, para peserta dan seluruh yang hadir dalam acara tersebut melakukan penanaman pohon di area Kebun Raya Lemor sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. (par)

Editor : Marthadi
#pramuka #Kebun Raya Lemor #Jambore Daerah #Lotim #JAMBORE