Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jaga Gairah Sepak Bola Anak-anak Desa Kalijaga Timur, Pemdes Gelar Turnamen Usia Dini, Cari Bakat Muda Sekaligus Isi Liburan Sekolah

Supardi/Bapak Qila • Senin, 29 Desember 2025 | 20:45 WIB
Puluhan anak-anak dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Lotim sedang bertanding dalam kekuatan sepak bola usia dini yang diselenggarakan oleh Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel
Puluhan anak-anak dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Lotim sedang bertanding dalam kekuatan sepak bola usia dini yang diselenggarakan oleh Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel

LombokPost - Turnamen sepak bola usia dini di Desa Kalijaga Timur bukan sekadar pertandingan, melainkan upaya panjang membangun kembali ekosistem pembinaan sepak bola dari akar rumput, dengan memadukan semangat anak-anak, peran pemuda, serta komitmen desa dalam menyiapkan ruang tumbuh bagi lahirnya talenta-talenta masa depan Lombok Timur.

Priiit, suara peluit wasit dari tengah lapangan memecah suasana, menandai dimulainya pertandingan. Kedua tim seketika saling menyerang, adu kemampuan mengolah si kulit bundar di tengah lapangan. Sesekali pemain mencoba menendang ke arah gawang, namun pertahanan lawan masih sulit ditembus.

Puluhan pemain usia anak-anak terlihat bersemangat mengiring bola. Meski masih belia, kemampuan bermain mereka terbilang rapi dan terlatih. Hari itu, mereka mengikuti turnamen sepak bola usia dini Kades Kalijaga Timur Cup yang diselenggarakan Desa Kalijaga Timur Kecamatan Aikmel.

Kepala Desa Kalijaga Timur Hiswaton menyampaikan, di desanya terdapat sumber daya manusia (SDM) yang cukup banyak di bidang sepak bola. Turnamen ini menjadi langkah awal untuk kembali menumbuhkan gairah anak-anak dan generasi muda dalam bermain sepak bola.

"Kita ingin mengembalikan gairah sepak bola di desa Kalijaga Timur seperti sebelumnya," terang Hiswaton, Minggu (28/12).

Desa Kalijaga Timur sebelumnya dikenal sebagai desa penghasil pemain sepak bola muda berbakat dengan beragam prestasi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, geliat sepak bola desa tersebut mulai meredup.

Kini, Desa Kalijaga Timur kembali merintis upaya mengembalikan kejayaan sepak bola seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya mengejar prestasi di berbagai ajang, tetapi juga dengan menggelar turnamen sepak bola usia dini di desa sendiri.

"Kami Pemdes Kalijaga Timur bersama pemuda pecinta sepak bola mengadakan turnamen sepakbola usia dini, sebagai upaya untuk membangkitkan gairah dan kejayaan sepak bola di desa Kalijaga Timur," imbuhnya.

Turnamen sepak bola usia dini ini diikuti lebih dari 50 sekolah sepak bola (SSB) se Lotim. Tiga kategori usia dipertandingkan, yakni usia 10, 12, dan 13 tahun.

Melalui turnamen ini, Desa Kalijaga Timur berharap dapat mengembangkan bakat anak-anak sekaligus menjadi ajang memunculkan talenta terbaik sepak bola di Lotim.

Sebagai bentuk komitmen Pemdes terhadap pengembangan sepak bola di Desa Kalijaga Timur, desa juga telah menyiapkan sarana pendukung. Mulai dari lapangan olahraga yang luas, lapangan futsal, hingga mendirikan sekolah sepak bola (SSB) Tunas Muda bagi anak-anak desa setempat.

"SSB ini berdiri pada awal tahun 2025 lalu, yang kita peruntukkan bagi anak-anak. Di sekolah bola ini mereka akan dibimbing pelatih dan asisten pelatih profesional," katanya.

SSB tersebut menjadi wadah pembinaan untuk mengembangkan potensi pemain usia dini. Anak-anak diajarkan teknik dasar bermain sepak bola, taktik permainan, serta pembentukan karakter seperti disiplin dan sportivitas.

Tujuan lain pelaksanaan turnamen ini adalah mengisi masa libur semester. Dengan begitu, anak-anak dapat mengurangi waktu bermain HP selama libur sekolah dan menggantinya dengan aktivitas olahraga. (*/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#sepak bola #Lotim #usia dini