Lombokpost - Polres Lombok Timur (Lotim) bersama Kodim 1615/Lotim dan instansi terkait melakukan panen raya jagung di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel. Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya serentak se-Indonesia yang diinisiasi Kapolri.
“Ini merupakan program dari Polri, untuk mendorong dan mengoptimalkan produk jagung nasional, untuk bisa mencapai swasembada jagung,” terang Waka Polres Lotim Kompol Sidik Pria Mursita, Kamis (8/1).
Lotim merupakan daerah subur untuk bercocok tanam. Kawasan Aikmel diakui sangat pas untuk pengembangan jagung, namun tidak semua petani menanam komoditas ini terutama pada musim hujan.
“Musim hujan seperti saat ini, sebagian besar mereka menanam padi, hanya beberapa yang menanam jagung, dan ini sudah menjadi tradisi di masyarakat,” katanya.
Ia menyebut, luas lahan yang dipanen di Desa Kalijaga Timur mencapai 1 hektare dan akan menyusul sekitar 5 hektare lebih. Rata-rata hasil produksi jagung di Lotim mencapai 7 ton per hektare.
Guna mendukung program ketahanan pangan ini, pihaknya berkomitmen membantu serta mengawal bantuan pemerintah untuk petani seperti pupuk, alsintan, dan lainnya.
“Termasuk kita juga akan mendampingi petani untuk penjualannya,” tutupnya.
Sementara itu, Kades Kalijaga Timur Hiswaton menambahkan, potensi jagung di desa tersebut sangat besar didukung kondisi lahan pertanian yang sangat bagus untuk pengembangan.
“Petani yang tanam jagung di Dusun Lendang Karang saja, pada musim ini lebih 14 hektar. Belum dusun-dusun yang lain di Desa Kalijaga Timur. Karena kondisi lahan yang berpasir sangat cocok untuk menanam jagung,” katanya.
BUMDes Kalijaga Timur turut mengembangkan jagung guna mendukung program ketahanan pangan desa. Selain itu, BUMDes menyiapkan berbagai kebutuhan masyarakat seperti pengadaan bibit jagung.
Editor : Marthadi