Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jembatan Gawah Malang Putus!

Supardi/Bapak Qila • Senin, 12 Januari 2026 | 19:20 WIB

 

Sejumlah warga saat melihat kondisi jembatan pengunjung kecamatan Masbagik dengan Kecamatan Pringgasela yang ambruk secara tiba-tiba, Minggu (11/1).
Sejumlah warga saat melihat kondisi jembatan pengunjung kecamatan Masbagik dengan Kecamatan Pringgasela yang ambruk secara tiba-tiba, Minggu (11/1).

Lombokpost-Jembatan penghubung Kecamatan Masbagik dengan Kecamatan Pringgasela di Dusun Gawah Malang, Desa Lendang Nangka Utara, ambruk tiba-tiba. Peristiwa ini melumpuhkan akses utama masyarakat di perbatasan kedua wilayah tersebut.

"Kejadiannya tadi malam sekitar 21:00 Wita. Tidak ada huja, tiba-tiba ambruk," terang Saprin Warga Dusun Gawah Malang, Desa Lendang Nangka Utara, Minggu (10/1).

Saprin menjelaskan, kondisi jembatan sebelumnya memang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Fondasi jembatan diketahui tergerus air hujan lebat beberapa waktu lalu. Beruntung saat ambruk kondisi jalan sedang sepi sehingga tidak menelan korban jiwa.

"Yang rusak pertama fondasinya karena tergerus air. Tapi kendaraan tetap melintas, karena ini jalan kabupaten yang banyak dilalui oleh kendaraan," katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Lotim Lalu Muliadi menyampaikan, ruas jalan ini sangat strategis karena sering dilalui warga. Terlebih sebagian besar masyarakat di Desa Lendang Nangka Utara merupakan pedagang dan petani yang mengandalkan jalur tersebut.

"Ini jalan kabupaten yang menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela. Jadi jalannya cukup ramai," katanya.

Muliadi menegaskan perbaikan jembatan segera diupayakan mengingat fungsinya sebagai pendukung utama sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, pihaknya akan membangun jembatan darurat dari bambu.

"InsyaAllah besok atau lusa kita akan gotong royong untuk membangun jalannya. Agar arus transportasi masyarakat bisa normal, terutama anak-anak sekolah," katanya.

Pemerintah tetap mengupayakan agar jembatan segera dibangun permanen. Ditargetkan pada tahun 2026 jembatan tersebut sudah direnovasi dan berfungsi normal kembali.

"Kita upayakan supaya tahun ini bisa dikerjakan. Karena ini jalan sangat strategis," tutupnya.

Camat Masbagik Agus Sapandi mengapresiasi gerak cepat BPBD Lotim dalam menindaklanjuti laporan terkait jembatan yang putus tersebut.

"Kejadiannya tadi malam, dan Alhamdulillah hari ini pak Kalak BPBD bersama tim langsung turun melakukan assessment," katanya.

Menurut Agus, tanda-tanda ambruknya jembatan sudah terlihat beberapa hari sebelumnya. Namun karena merupakan satu-satunya akses menuju sekolah bagi siswa TK, SD, MTs, hingga SMKN, jalan tersebut tetap dipaksakan untuk dilalui kendaraan.

Jembatan ini berada di perbatasan Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, dan Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela. Jika melewati jalur lain, warga harus menempuh jarak jauh dengan kondisi jalan yang rusak parah.

"Kita akan bangun jembatan sementara dari bambu dulu. Karena di sebelah barat ada empat sekolah yang muridnya dari dua kecamatan ini, supaya akses anak-anak kita tidak terganggu," katanya. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#Jalan #jembatan #jembatan putus #Lotim #ambruk