Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Event Kaliantan Dimulai 6 Februari dan Bau Nyale Dimeriahkan dengan Berbagai Pertunjukan Seni

Lombok Post Online • Senin, 26 Januari 2026 | 12:38 WIB

 

PESIAPAN: Panitia saat melakukan rakor untuk memeriahkan acara Bau Nyale di Pantai Kaliantan.
PESIAPAN: Panitia saat melakukan rakor untuk memeriahkan acara Bau Nyale di Pantai Kaliantan.
 

LombokPost - Event bau nyale yang dirangkaikan dengan pengukuhan Himpunan Masyarakat Paer Lauq (Himapala) di Pantai Kaliantan, Kecamatan Jerowaru.

Ini akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan pertunjukan kesenian.

Kegiatan ini untuk memeriahkan festival bau nyale tahunan.

“Sejak beberapa tahun terakhir ini, event Kaliantan untuk memeriahkan acara bau nyale ini kita tidak pernah lakukan. Makanya tahun ini kita akan kembali angkat event-event itu lagi,” terang Amaq Mila selaku Koordinator Acara Event Kaliantan, Minggu (25/1).

Event Kaliantan ini akan dimulai pada Jumat (6/2). Diawali dengan peresean gratis untuk penonton. Kemudian pada malam hari masyarakat akan dihibur dengan penampilan seni teater topeng.

Kemudian pada Sabtu (7/2) acara akan dimulai sejak pukul 14.00 Wita. Kemudian acara deklarasi dan pengukuhan pengurus Himapala dijadwalkan pada pukul 16.30 Wita.

“Setelah pengukuhan menampilkan pertunjukan seni tari Gandrung. Pengukuhan insya Allah akan dilaksanakan oleh bupati Lotim,” katanya .

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua majelis Sasak. Hal ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi dari masyarakat bahwa Himapala ini sangat ditunggu dan didukung oleh masyarakat.

Setelah deklarasi Himapala, masyarakat akan dihibur dengan pertunjukan Peresean hingga petang. Kemudian malam harinya akan dilanjut dengan pertunjukkan teater tradisional Cupak Gerantang.

“Pertunjukan ini rencananya akan dilakukan sampai subuh atau sampai pagi dari malamnya. Kemudian subuh-subuh masyarakat akan turun bau nyale pada Minggu pagi,” katanya.

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran acara pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD, Polres Lotim, DLH, Damkarmat, Satpol PP, Tim SAR dan berbagai pihak lainnya. Selain itu pihaknya juga telah memastikan ketersediaan air bersih dan akan membangun dapur umum, hingga fasilitas ibadah.

Pada 12 tahun yang lalu, acara bau nyale dimeriahkan dengan banyak rangkaian acara, bahkan lebih banyak dari tahun ini. Mulai dari pawai alegoris, berbagi lomba seperti lomba bekayak (bernyanyi lagu Sasak), dan lomba seni drama.

“Tahun ini karena bertepatan dengan acara deklarasi maka acaranya kita kemas lebih ringkas. Mungkin tahun depan acaranya lebih banyak kalau tidak bertepatan dengan bulan puasa,” tutupnya. (par/r3)

Editor : Kimda Farida
#event #Bau Nyale #Kaliantan #Sasak #tradisional