LombokPost - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI meresmikan Kantor Imigrasi Kelas II Lombok Timur (Lotim), bersamaan dengan 17 Kantor Imigrasi lainnya di Indonesia. Peresmian tersebut dilakukan pada puncak peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76.
"Pendirian kantor imigrasi ini cukup panjang sejarahnya. Penantian kita selama 10 tahun akhirnya terwujud," terang Sekda Lotim M Juaini Taofik, Senin (26/1).
Ia menyebut, pendirian kantor imigrasi ini menjadi jawaban atas harapan pemda dan masyarakat Lotim untuk mendapatkan layanan keimigrasian yang lebih lengkap dan mudah. Terlebih, Lotim merupakan salah satu kabupaten penyumbang Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbanyak di NTB, bahkan konsisten berada di tingkat nasional.
"Bahkan kita selalu masuk lima besar daerah pengirim PMI terbesar tingkat nasional. Sehingga tentu ini akan sangat berdampak terhadap pelayanan di Lotim. Per tahun Lotim mengirim PMI 10-20 ribu orang," katanya.
Pendirian Kantor Imigrasi Kelas II Lombok Timur pada Senin (26/1) ini sekaligus menandai dimulainya pelayanan yang terkoneksi langsung dengan sistem keimigrasian secara nasional.
Keberadaan kantor ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata karena memberikan kemudahan bagi wisatawan asing, di antaranya untuk memperpanjang izin tinggal.
“Banyak wisatawan asing yang melakukan aktivitas wisata harus memperpanjang izin tinggal ke Mataram, termasuk mengurus visa dan lainnya. Karena sebelumnya Lotim hanya kantor unit. Sekarang semua bisa dilayani di Selong,” ungkapnya.
Editor : Marthadi