LombokPost - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim) menggandeng berbagai pihak untuk memperbaiki gedung sekolah yang rusak. Salah satunya menjalin kerja sama dengan Yayasan Happy Heart Australia.
“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan bantuan revitalisasi yang berasal dari tiga sumber. Yakni bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), revitalisasi dari APBD dan Bantuan Happy Heart,” terang Kepala Dikbud Lotim M Nurul Wathoni saat peresmian SDN 1 Lenek Duren, Rabu (29/1).
Khusus bantuan revitalisasi yang bersumber dari Happy Heart pada 2025 lalu tersebar di 13 titik dengan anggaran mencapai Rp 13 miliar lebih. Pada semester tahun 2026 ini, Happy Heart kembali membantu revitalisasi sekolah rusak di enam titik.
Baca Juga: Dikbud Lotim Libatkan Psikolog Terkait Aturan Usia Masuk SD
Pada semester kedua tahun ini, Dikbud berharap ada penambahan sasaran revitalisasi sekolah dari Happy Heart. Bantuan yang diberikan mencakup pembangunan gedung, toilet siswa, ruang UKS, hingga perpustakaan.
“Tergantung kebutuhan sekolah. Khusus di SDN 1 Lenek Duren dan SMPN Satu Atap 1 Lenek ini ada dua jenis bantuan yang masuk. Pertama itu bantuan dari Happy Heart itu kemudian ada bantuan dari revitalisasi Kemendikdasmen,” katanya.
Pada 2026, Dikbud Lotim juga telah mengajukan 70 sekolah untuk mendapatkan revitalisasi ke Kemendikdasmen. Namun sejauh ini yang sudah diverifikasi baru jenjang SD.
Baca Juga: Perkuat Bukti, Jaksa Sita Handphone Saksi Korupsi Pengadaan Buku Dikbud Lotim
Kehadiran berbagai bantuan ini diharapkan dapat menuntaskan perbaikan sekolah-sekolah yang masih dalam kondisi rusak, yang jumlahnya mencapai sekitar 70 sekolah.
“Kalau setiap tahun ada yang ditangani, InsyaAllah segera tuntas sekolah-sekolah kita yang rusak. Tetapi akibat cuaca ekstrem kemarin ada empat sekolah kita yang kembali rusak,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Lotim Haerul Warisin menyampaikan terima kasih kepada Happy Heart yang telah banyak membantu pembangunan fisik sekolah di Lotim. Selama ini, yayasan tersebut telah membangun puluhan sekolah yang rusak.
Baca Juga: Mantan Sekdis Dikbud Lotim Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Alat TIK
“Atas kepedulian itu, Kami ucapkan terima kasih. Saya juga sudah arahkan Kadis Dikbud supaya berkoordinasi juga dengan Kemendikdasmen, untuk memperbaiki sekolah yang masih rusak,” katanya.
Warisin menegaskan, porsi anggaran pendidikan dari APBD Lotim tidak akan dikurangi guna memastikan perbaikan sarana pendidikan tetap berjalan.
“Untuk bidang pendidikan, tidak saya kurangi, tidak juga saya tambah, tapi apa yang ada itu yang kita berikan lagi,” tutupnya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic