Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Black Garlic Sembalun Laris ke Luar Negeri

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 19 Februari 2026 | 15:28 WIB
BLACK GARLIC: Saeun pelaku UMKM asal Sembalun saat memasarkan produknya Black Garlic yang banyak dikirim ke luar negeri saat mengikuti Expo Gumi Seri 2026 yang diadakan oleh AMMAN
BLACK GARLIC: Saeun pelaku UMKM asal Sembalun saat memasarkan produknya Black Garlic yang banyak dikirim ke luar negeri saat mengikuti Expo Gumi Seri 2026 yang diadakan oleh AMMAN

Lombokpost-Salah satu produk UMKM dari Kecamatan Sembalun, yakni Black Garlic atau olahan bawang putih hitam nunggal tidak hanya terkenal di pasar lokal. Produk ini kini rutin dikirim ke berbagai negara. Di antaranya Malaysia, Singapura, Jepang, bahkan permintaan juga datang dari Rusia.

"Kalau kirim ke Malaysia dan Singapura sudah lama, sejak tahun 2018 lalu saat gempa bumi. Dari sana produk kami mulai dikenal dan sampai sekarang pengirimannya masih berlangsung " terang Saeun Owner Black Garlic, Rabu (18/2).

Pesanan, khususnya ke Malaysia, diakui semakin meningkat. Produk black garlic cukup diminati. Rasanya enak dan memiliki banyak khasiat. Saat ini, sekali pengiriman ke Malaysia bernilai Rp 15 juta lebih.

Pada awal pengiriman, produk ini sempat mengalami kendala. Terutama pada produk dengan kadar air tinggi. Seperti produk black Garlic Nunggal campur madu. Namun, seiring waktu, kendala itu berhasil diatasi. Pihaknya mendapatkan fasilitas dari PT Pos untuk packing.

"Sekarang sudah aman untuk pengiriman, paling sedikit mereka pesan nilainya Rp 15 juta. Alhamdulillah sampai sekarang pengiriman terus berlanjut dan tidak ada kendala," imbuhnya.

Selain ke Singapura dan Malaysia, saat ini produk tersebut juga tengah diproduksi untuk memenuhi permintaan ke Jepang. Namun masih dalam penyesuaian kemasan. Pengiriman ke Jepang meminta model kemasan menggunakan pouch. Tidak seperti saat ini yang menggunakan kotak.

Kendati demikian, masalah kemasan diakui tidak menjadi kendala serius. Bahkan pihaknya sudah memproduksi black garlic dengan dua model kemasan. Yakni kemasan lokal dan kemasan pouch.

"Sekarang bahkan kita sudah tetapkan dua model kemasan pakai pouch dan kemasan kotak," jelasnya.

Permintaan black garlic juga datang dari Rusia. Namun pengiriman dalam jumlah besar belum bisa dilakukan. Ketersediaan bahan baku, terutama bawang putih Nunggal, masih terbatas.

"Memang bisa saja kita datangkan bawangnya dari Jawa. Tapi masa Expirednya tidak sampai satu tahun. Kalau bawang putih Nunggal kita itu bisa sampai satu tahun lebih,” tutupnya. (par/r7)

 

 

 

 

Editor : Kimda Farida
#UMKM #sembalun #Lotim #bawang putih #bawang