Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jembatan Darurat Bikin Waswas, Aktivitas Warga Lendang Nangka Utara Masih Terganggu

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 24 Februari 2026 | 23:06 WIB

Pengendara melintas di jembatan sementara yang dibangun di Desa Lendang Nangka Utara, untuk memperlancar akses warga.
Pengendara melintas di jembatan sementara yang dibangun di Desa Lendang Nangka Utara, untuk memperlancar akses warga.

Lombokpost - Aktivitas warga Desa Lendang Nangka Utara masih terganggu setelah jembatan penghubung Kecamatan Masbagik dan Pringgasela putus pada Januari lalu. Warga berharap Pemkab Lombok Timur (Lotim) segera membangun jembatan permanen.

"Takut lewat jembatan sementara itu. Apalagi hanya dibuat dari bambu dan papan, takutnya jembatan tiba-tiba ambruk," terang Husmini, pedagang keliling asal Dusun Banok, Desa Jurit Baru Kecamatan Pringgasela, Senin (23/2).

Husmini menyebut, sejak jembatan itu putus, ia cukup kesulitan dan harus berkeliling melalui jalur lain yang lebih jauh untuk menjajakan dagangannya. Sebelum jembatan rusak, jalur itu diakui menjadi akses tercepat dan paling efisien.

Keberadaan jembatan sementara diakui cukup membantu. Hanya saja ia khawatir dengan kondisi jembatan. Terlebih ia membawa gerobak sayur yang besar hampir sama dengan lebar jembatan.

"Beberapa kali barang dagangan saya tersangkut di bambu," ujarnya.

Saat ini setiap kali melintas di jembatan itu ia selalu waswas. Bahkan sebelum melintas ia harus merapikan barang dagangannya agar tidak tersangkut dan jatuh.

Ia berharap jembatan itu bisa segera diperbaiki agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal. Karena material jembatan sudah datang sejak sebelum bulan puasa, seperti pasir, besi, dan batu.

"Kami berharap secepatnya diperbaiki. Karena jalan ini sangat ramai di lewati terutama anak-anak sekolah. Kami khawatir jembatan sementara ini tidak menahan beban dan ambruk," tutupnya.

Senada dengan Husmini, Saprin warga setempat sekaligus sopir juga berharap agar jembatan itu bisa segera diperbaiki. Sebab selama ini dirinya harus berkeliling melalui jalan lain yang lebih jauh dan kondisinya juga cukup parah.

"Harus mutar dari jalur lain, memang ada jalan pintas tapi jalanya dalam kondisi rusak," katanya.

Sebelumnya, Bupati Lotim Haerul Warisin mengatakan, pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela segera dikerjakan. Bahkan ia menargetkan dalam waktu dekat jembatan permanen itu sudah mulai dikerjakan.

"Saya minta langsung dikerjakan, cari konsultan untuk pembangunan jembatan ini, kemudian sesuaikan bentuknya," terangnya. 

 

 

Editor : Marthadi
#jembatan #jembatan putus #Hujan Deras #Lotim #Cuaca Ekstrem