Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dampak Perang, Lotim Siap Berhemat

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 26 Maret 2026 | 20:32 WIB

HALAL BIHALAL: Bupati Lombok Timur didampingi Sekretaris Daerah bersalam-salaman dengan ASN Pemkab dalam rangka halal bihalal setelah Idul fitri di halaman kantor Bupati Lotim.
HALAL BIHALAL: Bupati Lombok Timur didampingi Sekretaris Daerah bersalam-salaman dengan ASN Pemkab dalam rangka halal bihalal setelah Idul fitri di halaman kantor Bupati Lotim.

Lombokpost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin memberi perhatian serius terhadap kondisi dunia yang tidak menentu akibat perang di Timur Tengah. Konflik itu dinilai berdampak pada rantai pasok energi dan pangan.

“Kita masih sangat membutuhkan barang-barang impor dari negara-negara Timur Tengah. Seperti bahan baku pembuatan pupuk, beberapa komoditas strategis seperti jagung dan bawang putih juga kita masih datangkan dari luar, “ terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat memberikan arahan pada acara halal bihalal di kantor Bupati Lotim, Rabu (25/3).

Menurutnya, hal yang paling mengkhawatirkan dari konflik Timur Tengah ialah dampaknya terhadap ketersediaan BBM. Kebutuhan BBM di Indonesia, termasuk di Lotim, sangat besar.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah pusat mewacanakan pemberlakuan kembali pola kerja ala pandemi. Yakni dengan skema work from home 50 persen dan work from office 50 persen.

“Tapi kita masih menunggu terkait wacana ini,“ jelasnya.

Dalam kesempatan itu, memasuki tahun kedua kepemimpinannya, ia menekankan pola kerja di lingkup Pemkab Lotim agar lebih cepat dan responsif di seluruh OPD.

Semua pimpinan OPD diminta lebih kreatif dan inovatif. Terutama OPD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar lebih giat bekerja. Ia melihat penarikan PAD, khususnya dari mulut tambang galian C, masih bocor sehingga belum optimal.

“Masih banyak PAD di mulut tambang tidak masuk ke daerah. Kalau dia bocor-bocor terus apa yang akan kita pakai untuk membangun, “ tegasnya.

Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni rutin setiap tahun, tetapi juga diharapkan mempererat silaturahmi sekaligus memantik semangat kerja untuk kembali melayani masyarakat.

Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran ASN di Lotim. Selama Ramadan, pelayanan publik tetap terjaga dan produktif. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#Timur Tengah #iran #BBM #perang #konflik