Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

105 Dapur MBG di Lombok Timur Disetop Sementara, Ini Penyebabnya

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 4 April 2026 | 07:28 WIB
Dua orang anak sedang berlari di depan salah satu dapur MBG di Lotim.
Dua orang anak sedang berlari di depan salah satu dapur MBG di Lotim.

 

LombokPost-Sebanyak 105 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Penutupan dilakukan karena dapur belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar dan belum mengantongi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

“Iya benar. Namun, penutupan ini bersifat sementara saja,“ terang Koordinator Wilayah SPPG Lotim Agamawan Salam, Jumat (3/4).

Baca Juga: Bupati Lombok Timur Lantik 94 PNS, Ingatkan Integritas ASN

Berdasarkan surat Badan Gizi Nasional tertanggal 31 Maret 2026, sebanyak 302 SPPG di NTB dikenai sanksi. Mereka diberi tenggat waktu 24 jam untuk menghentikan operasional hingga dilakukan perbaikan sesuai rekomendasi.

Penutupan dilakukan karena dapur belum memenuhi standar IPAL dan SLHS. Pembuatan IPAL menjadi syarat utama sebelum SPPG beroperasi.

"Adanya percepatan realisasi program MBG, SPPG diberikan kesempatan untuk tetap berjalan dengan kewajiban melakukan perbaikan jika IPAL belum memenuhi standar. Tapi, imbauan itu diabaikan, " Katanya.

Seluruh SPPG diharapkan segera menyelesaikan persoalan IPAL dan SLHS sesuai batas waktu. Jika tidak, BGN akan menutup permanen dapur tersebut.

Baca Juga: Pesona Pohon Purba di Pesisir Lombok Timur, Wisata Alam Langka nan Eksotis Sekaligus Lokasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Selong

Ketua Forum Mitra MBG Lotim Muallani mengatakan, dapur yang disuspensi tidak lagi menyalurkan makanan sejak kebijakan berlaku.

"Kondisi ini dampaknya dirasakan langsung oleh para penerima. Yang sebelumnya sudah menerima, sekarang mendadak tidak lagi karena distribusi dihentikan,” terang Muallani.

Anggota DPRD Lotim fraksi Gerindra itu menjelaskan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan BGN.

Mitra dapur sebelumnya telah diingatkan melalui rapat daring dan surat edaran untuk mematuhi standar operasional.

Menurutnya, persyaratan utama adalah memiliki IPAL yang layak dan SLHS. Hal ini penting untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan bagi masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi langkah tegas yang diambil BGN. Ini sebagai dorongan positif agar seluruh dapur segera melakukan pembenahan, " Katanya. 

Editor : Akbar Sirinawa
#berita lotim #BGN #Makan Bergizi Gratis #dapur MBG ditutup sementara #Lombok Timur