Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DKP Lotim Usulkan 4 KNMP Baru

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 16 April 2026 | 12:53 WIB
KNMP EKAS : Penampakan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru yang sudah rampung dikerjakan dan menjadi KNMP Pertama di Lombok Timur. (DOK/LOMBOK POST)
KNMP EKAS : Penampakan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru yang sudah rampung dikerjakan dan menjadi KNMP Pertama di Lombok Timur. (DOK/LOMBOK POST)

LombokPost - Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Lombok Timur (Lotim) kembali mengusulkan empat lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) baru kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun ini. Setelah KNMP di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru rampung, keberadaan KNMP diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.

"Kemarin kita sudah ajukan empat lokasi baru pembangunan KNMP, yakni di Desa Tanjung Luar, Labuan Haji, Seruni Mumbul dan Sugian," terang Plt Kepala DKP Lotim Muhammad Tasywirudin kepada Lombok Post di ruang kerjanya, Selasa (14/4).

Kata dia, target pembangunan KNMP di seluruh Indonesia tahun ini sekitar 1.000 unit. Namun, yang sudah mengusulkan sebanyak 2.000 lebih dari seluruh Indonesia. Sehingga ia menilai persaingan pembangunan KNMP cukup ketat.

Baca Juga: Progres Kampung Nelayan Merah Putih di Bintaro Mataram Capai 23 Persen, Ditarget Rampung Juni

Pada periode pertama atau tahun anggaran 2025, jumlah KNMP yang telah dibangun di Indonesia sebanyak 100 unit. Termasuk di dalamnya KNMP Desa Ekas Buana.

"KNMP inilah yang direncanakan akan diresmikan oleh Pak presiden yang dibangun pada tahap pertama. Mudah-mudahan nanti peresmiannya di Ekas Buana," imbuhnya.

Selain mengusulkan empat lokasi KNMP baru, DKP Lotim juga telah mengusulkan dua desa penyangga KNMP Ekas Buana, yakni Desa Batu Nampar Selatan dan Desa Pemongkong, untuk mendukung operasional KNMP.

Baca Juga: Dampak "Gentengisasi", Desain Kampung Nelayan Bintaro Berubah

Desa penyangga nantinya akan dibangunkan sejumlah fasilitas pendukung. Mulai dari dermaga, tambat labuh kapal dan berbagai fasilitas pendukung lainnya, namun tidak selengkap yang ada di KNMP.

"Termasuk nanti jika dibutuhkan cold storage maka akan dibuat juga di desa penyangga ini. Tetapi fasilitasnya tidak selengkap di KNMP," katanya.

Hasil tangkapan ikan di desa penyangga akan diserap langsung oleh KNMP. Bahkan untuk KNMP Ekas Buana, jangkauannya tidak hanya sampai ke desa penyangga saja, tetapi mencakup keseluruhan wilayah Teluk Ekas.

Baca Juga: Atasi Abrasi dan Tata Kawasan, Desa Kuranji Dalang Sambut Program Kampung Nelayan Merah Putih

Melihat daerah jangkauan KNMP Ekas ini, pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) untuk memudahkan para nelayan di Teluk Ekas mendapatkan BBM.

"Termasuk nelayan yang ada di kawasan Awang Lombok Tengah (Loteng) juga nanti bisa mengisi BBM di sana. Selama ini nelayan mengisi BBM di Desa Tanjung Luar. Pembangunan SPBUN ini akan segera terlaksana," katanya.

Bupati Lotim Haerul Warisin mengatakan sangat bersyukur dengan adanya KNMP ini. Keberadaan KNMP akan menunjang sektor perikanan dan pariwisata di Ekas, mengingat perairan Ekas selalu ramai dikunjungi wisatawan asing untuk melakukan surfing, sehingga diharapkan berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

"KNMP akan menyerap hasil tangkapan ikan nelayan dengan harga yang stabil. Apalagi dengan adanya ruang penyimpanan ikan dengan kapasitas ratusan ton, akan membuat harga ikan tetap stabil, meskipun kondisi tangkap lagi banjir," katanya. (par/r7)

Editor : Redaksi
#kampung nelayan #Desa Penyangga #Pembangunan #merah putih #BBM